Kominfo Bangun 422 BTS 4G di NTT

0
442
Kominfo Bangun 422 BTS 4G di NTT
Ilustrasi

Maumere-SuaraSikka.com: Kementerian Kominfo RI akan membangun 422 BTS (base transceiver station) 4G di Propinsi NTT.

Jumlah BTS sebanyak itu akan dibangun tahun ini, tersebar pada 16 kabupaten yang berada di dalam kawasan tertinggal, terdepan, dan terpinggir (3T).

Staf Khusus Menkominfo Philip Gobang

Informasi ini disampaikan Staf Khusus Menkominfo Philip Gobang saat berbicara sebagai keynote speaker pada Webinar dan Workshop Mendorong Kreasi dan Inovasi Wastra UMKM Flobamora di Go Hotel Maumere, Sabtu (1/5).

Dia menyebut 16 kabupaten itu yakni Kupang, TTS, TTU, Alor, Ende, Manggarai, Sumba Timur, Sumba Barat, Lembata, Rote Ndao, Manggarai Barat, Nagekeo, Sumba Tengah, SBD, Manggarai Timur, dan Sabu Raijua. Dia tidak merincikan jumlah BTS pada masing-masing kabupaten.

Philip Gobang yang berasal dari Kabupaten Sikka itu, memastikan kabupaten kelahirannya tidak termasuk pada lokasi pembangunan BTS 4G.

“Sikka tidak termasuk. Kenapa? Ini yang menarik. Dari data yang kami peroleh, Sikka sudah berada di luar wilayah 3T, sudah menjadi kawasan komersial,” ungkap dia di depan banyak petinggi kabupaten itu.

Dia mengatakan dari 83 ribu lebih desa di Indonesia, masih terdapat 12.548 desa yang blang spot atau belum.terkoneksi jaringan internet.

Sebagaimana arahan Presiden Jokowi, lanjut dia, Kementerian Kominfo diberi tugas membangun
sarana infrastruktur telekomunikasi di seluruh wilayah 3T.

Philip Gobang.bersama sejumlah pejabat menunu lokasi webinar dan workshop di Go Hotel Maumere, Sabtu (1/5)

Untuk tahun ini, ungkap dia, Kementerian Kominfo akan membangun BTS 4G pada 7.904 titik, termasuk 422 pada 16 kabupaten di NTT.

Tahun ini juga, kata dia, akan dibangun 3.453 BTS 4G pada kawasan komersial. Pembangunan BTS 4G di luar daerah 3T, akan dilaksanakan oleh mitra Kementerian Kominfo seperti Telkomsel, XL, dan Indosat.

Dia memastikan seluruh pembangunan jaringan internet sedang diupayakan, dan diharapkan selesai pada tahun 2022.

“Sehingga tahun 2022 nanti, seluruh desa kelurahan sudah terkoneksi internet,” ujar dia.

Dia berharap seluruh masyarakat pelosok tanah air menggunakan akses internet untuk membangun kehidupan lebih baik yang punya dampak secara sosial dan ekonomi.

“Jangan sampai kita hanya habiskan waktu untuk main medsos dan sebagainya. Padahal infrastruktur itu dibangun dengan investasi yang sangat besar,” kata dia.

Fransiskus Repu, pelaku UMKM dari Moni Kabupaten Ende

Fransiskus Repu, seorang pelaku UMKM dari Moni Kabupaten Ende menyambut hangat rencana pembangunan BTS 4G di Kabupaten Ende. Dia berharap salah satu titik yang direncanakan adalah di sekitar Moni.

Frans mengatakan Moni merupakan tempat singgah wisatawan yang pergi dan kembali ke dan dari Danau Kelimutu. Moni adalah lokasi strategis dalam mendukung kehidupan puluhan pelaku UMKM di wilayah itu.

“Hanya saja belum ada jaringan internet. Ini kendala besar bagi kami,” ujar owner Ekraf Victory itu.

Sesuai rencana dia akan melakukan live shoot situasi dan suasana Danau Kelimutu. Dia meyakini sekali inovasi tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan, dan tentu saja akan berdampak bagi pelaku UMKM.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini