Kreatifitas Anak Napoli pada Hardiknas

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 3 Mei 2021 - 19:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 26 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peserta Lomba Hardiknas di Napoli,  memperlihatkan hasil karya mereka (foto: istimewa)

Peserta Lomba Hardiknas di Napoli, memperlihatkan hasil karya mereka (foto: istimewa)

Maumere-SuaraSikka.com: Anak-anak Dusun Nara di Desa Lepolima (Napoli) di Kecamatan Alok Timur Kabupaten Sikka, memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Minggu (2/5) dengan beragam kegiatan kreatifitas.

Mereka menggelar sejumlah perlombaan seperti mewarnai, melukis dan lomba lari estafet. Setidaknya 15 peserta yang terlibat, dari usia 4 tahun sampai usia Kelas VI sekolah dasar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan satu hari itu dikemas rapi dalam suasana penegakkan protokoler kesehatan. Satgas Covid Lepolima mengawasi seluruh kegiatan perlombaan.

Hardiknas tahun ini mengangkat tema “Serentak Bergerak, Wujudkan Merdeka Belajar”. Inilah yang mendorong semangat anak-anak Napoli.

Wakasek Kesiswaan SMPK Frater Maumere Polycarpus Pada

Polce Pada, koordinator kegiatan, mengatakan Hardiknas tahun ini menjadi momentum penting pendidikan nasional, agar secara kreatif menjaga dan membangkitkan semangat belajar di masa darurat Covid.

Selain itu, kata dia, momentum ini mendorong pelibatan dan partisipasi masyarakat, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Masa depan dan kualitas pendidikan anak menjadi tanggung jawab bersama baik sekolah, pemerintah maupun masyarakat,” ujar guru pada SMPK Frater Maumere itu.

Baca Juga :  Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Polce Pada menyebut kegiatan yang sederhana itu bertujuan untuk mengasah kreatifitas dan menanamkan nilai-nilai moral agar menjadi kebiasaan yang positif.

Inisiatif warga, kata dia, menyusul kebijakan pembatasan belajar mengajar tatap muka. Akibat kebijakan tersebut, banyak anak lebih memilih bermain.

Kegiatan peringatan Hardiknas dilaksanakan di RT 09 Dusun Nara 2 Desa Lepolima. Terpusat pada sebuah lapangan voli di dusun itu.

Sebelum kegiatan dimulai anak-anak diedukasi untuk menjaga pola hidup bersih dan sehat dengan wajib mematuhi protokol kesehatan.

“Pandemi covid tidak membatasi ruang kreatifitas anak-anak Napoli untuk berekspresi,” ungkap dia bangga.

Grace Lado dari panitia pelaksana, mengatakan kegiatan positip itu dilakukan untuk mengembangkan potensi dan bakat anak-anak Napoli agar mengurangi waktu bermain yang tidak efektif.

“Para pemenang lomba diberikan penghargaan berupa hadiah hiburan sebagai motivasi,” ungkap Grace, siswi SMPK Frater Maumere.

Kegiatan ini mendapat respon positip dan apresiasi dari orang tua peserta dan warga setempat.

Baca Juga :  Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Benidiktus Leda, perwakilan orang tua, sangat mendukung kegiatan ini. Dia berharap anak-anak sejak dini dibekali kegiatan bermanfaat untuk pengembangan potensi diri agar tumbuh dengan nilai-nilai positip.

“Harapan kami kegiatan seperti ini tetap dilaksanakan secara rutin dengan bentuk kegiatan yang lebih variatif mengingat waktu belajar tatap muka di sekolah dibatasi. Biar waktu mereka di rumah diisi dengan kegiatan kreatif,” ungkap Bento yang juga Ketua Karang Taruna Desa Lepolima

Apresiasi datang juga dari Kepala Desa Lepolima Almus Martinus Geri. Buat dia, kegiatan kreatif ini untuk pengembangan minat dan bakat anak-anak Napoli agar tetap semangat di tengah masa sulit Covid ini.

“Pada prinsipnya kami mendukung kegiatan ini dan tetap mematuhi protokol kesehatan.
Karena kasus covid semakin meningkat di wilayah Kabupaten Sikka. Harapannya di sela-sela kegiatan tetap ada edukasi protokol kesehatan,” harap dia.

Kegiatan ini berjalan aman dan lancar. Anak-anak Napoli peserta lomba sangat antusias mengikuti semua proses kegiatan.*** (eny)

Berita Terkait

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal
Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:22 WITA

Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:33 WITA

Festival Sepak Bola Pelajar Sukses Meniti Prestasi, Bupati Sikka Beri Apresiasi

Berita Terbaru