Liga Champions: Chelsea Susul City ke Istanbul

0
161
Liga Champions: Chelsea Susul City ke Istanbul
Pemain Chelsea merayakan gol yang dicetak Timo Werner saat menghadapi Real Madrid dalam laga leg kedua semifinal Liga Champions, Kamis (6/5) dinihari WIB (foto: istimewa)

Maumere-SuaraSikka.com: Chelsea sukses melaju ke final Liga Champions musim 2020/2021. The Blues menyusul Manchester City pada partai puncak di Stadion Olimpiade Ataturk, Istanbul, Turki pada Sabtu (29/5) mendatang.

Thomas Tuchel, jururacik asal Jerman itu mampu membawa The Blues menumbangkan Real Madrid dengan skor 2-0 di Stamford Bridge, Kamis (6/5) dinihari WIB.

Hasil ini membuat The Blues berhak lolos dengan agregat 3-1, setelah pada pertandingan leg pertama di markas Real Madrid berakhir imbang 1-1.

Pemain Chelsea dan Madrid saling berebut bola (foto: istinewa)

Mengawali leg kedua, Chelsea dan Madrid belum sepenuhnya aman. Chelsea harus menjaga suhu agar bisa unggul gol tandang. Sementara Los Blancos minimal harus membukukan satu gol untuk bisa menjaga asa.

Chelsea turun dengan formasi 4-3-3 dalam laga ini. Berbeda dengan leg pertama kala Tuchel memasang starting eleven tanpa penyerang, kali ini ada Timo Werner sebagai ujung tombak yang jadi pilihan. Di belakang sang striker Jerman, ada kombinasi Mason Mount dan Kai Havertz.

Sementara itu, Real Madrid yang berupaya mencetak gol tandang, sudah bisa kembali memasang kapten mereka, Sergio Ramos dalam tim inti. Demikian pula eks bintang Chelsea, Eden Hazard yang mengisi lini depan bersama Karim Benzema dan Vinicius Junior.

Dengan situasi tersebut, kedua tim bermain dengan cukup terbuka dan atraktif. Tembakan mengarah ke gawang pertama dilakukan Toni Kroos pada menit ke-11 melalui sepakan jarak jauh yang belum terlalu menyulitkan Edouard Mendy.

Dua menit berselang, The Blues membalas dengan memaksa kiper Thibaut Courtois melakukan penyelamatan saat mementahkan tembakan Antonio Rudiger.

Striker andalan Madrid, Karim Benzema, nyaris memecah kebuntuan pada menit ke-27 ketika sepakan melengkungnya menemui sasaran, tetapi Mendy dengan gemilang mampu menepisnya.

Skuad besutan Thomas Tuchel tidak membiarkan Madrid melaju dengan momentum usai peluang emas tersebut. Bahkan mereka sukses merebut momentum itu dengan menjebol gawang Madrid saat laga menginjak setengah jam.

Timo Werner – yang sebelumnya mencetak gol namun dianulir karena offside – mencatatkan namanya di papan skor setelah menceploskan bola ke gawang yang kosong karena Courtois maju menghadang aksi Kai Havertz.

Madrid yang semakin membutuhkan gol meningkatkan agresivitas. Benzema kembali memaksa Mendy melakukan penyelamatan gemilang pada menit ke-36. Tandukan pemain asal Prancis tersebut mengarah ke bagian atas gawang dan bisa diantisipasi sang kiper.

Chelsea tetap disiplin dalam sepuluh menit terakhir babak pertama sehingga skor 1-0 untuk tuan rumah bertahan hingga turun minum.

Membutuhkan gol, Madrid justru mendapat tekanan hebat di awal babak kedua. Havertz kembali menggetarkan mistar gawang Los Blancos saat umpan silang Azpilicueta berhasil disambut dengan tandukan. Kemudian saat Mason Mount menembus pertahanan Madrid usai berkombinasi dengan Werner, namun penyelesaiannya kurang matang sehingga bola melambung.

Satu jam berjalan, Chelsea nyaris mencetak gol kedua melalui Havertz yang lolos dari penjagaan saat menerima umpan terobosan Mount. Skor bisa kembali berubah andai Courtois tidak sigap menepis bola dengan kakinya.

Peluang emas perdana Madrid di paruh kedua baru tercipta pada menit ke-65. Eden Hazard mendapat ruang di kotak penalti untuk melepas tembakan, namun Mendy dengan impresif mengantisipasi datangnya bola.

Pemain Chelsea merayakan kenenangan (foto: istinewa)

Beberapa saat kemudian Chelsea melancarkan serangan balik cepat yang membuat N’Golo Kante berhadapan satu lawan satu dengan kiper. Sayang dia tidak bisa menaklukkan Courtois.

Gol yang dinanti The Blues tiba pada lima menit terakhir jelang waktu normal tuntas. Mount menjadi pahlawan dengan mencetak gol yang sangat krusial ini setelah memanfaatkan umpan silang Christian Pulisic.

Dengan sedikit sisa waktu, Chelsea sukses meredam setiap serangan yang dilancarkan tim asuhan Zinedine Zidane. Skor tidak berubah hingga pertandingan tuntas.

Melansir Opta, lini pertahanan Chelsea merupakan salah satu faktor penting di balik keberhasilan Thiago Silva dan kawan-kawan. Dari 11 pertandingan di UCL musim ini, The Blues hanya kebobolan 4 gol.

Lebih spesifik, kiper Chelsea, Edouard Mendy, menorehkan rekor sebagai kiper yang melakukan 8 kali clean sheets dari 11 penampilan. Catatan tersebut adalah yang terbanyak dibikin penjaga gawang asal tim Inggris di kompetisi Liga Champions.

Final Liga Champions musim ini dihelat di Stadion Olimpiade Ataturk, Istanbul, Turki. Bentrok dua tim Inggris di final kompetisi tertinggi Eropa ini merupakan kali kedua dalam 3 tahun terakhir.

Sebelumnya, All English Final terjadi pada musim 2018/2019 yang mempertemukan Liverpool vs Tottenham.*** (*/eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini