MUI Sikka Temui DPRD, Konsultasi Hibah Tanah

0
786
MUI Sikka Temui DPRD, Konsultasi Hibah Tanah
Pertemuan konsultasi Pengurus MUI Sikka bersama pimpinan dan anggota DPRD Sikka, Rabu (9/6)

Maumere-SuaraSikka.com: Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sikka menemui pimpinan dan anggota DPRD Sikka. Mereka melakukan konsultasi terkait hibah tanah dari pemerintah daerah setempat.

Setidaknya ada 4 pengurus MUI Sikka yang ke DPRD Sikka yakni Sekretaris Abdurahman, Wakil Ketua Amir Djonu, dan Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Mohamad Abduh, dan anggota Dewan Pertimbangan Yumandil Akhwan.

Ketua.DPRD Sikka Donatus David (membrlakangi lensa) menerima Pengurus MUI Sikka

Mereka diterima Ketua DPRR Sikka Donatus David di ruang kerjanya, bersama Wakil Ketua.DPRD Sikka Yosef Karmianto Eri.

Ikut dalam pertemuan konsultasi itu yakni Ketua Fraksi Partai Gerindra Fransiskus Stephanus Say, Ketua Fraksi PAN Philipus Fransiskus, dan anggota DPRD dari PKS Baharudin.

Abdurrahman menuturkan MUI merupakan organisasi yang di dalamnya terhimpun perwakilan para ulama dan cendikiawan Muslim. Dengan demikian, MUI Sikka, kata dia, mewadai semua persoalan umat Islam di Sikka dan menjadi jembatan komunikasi dengan pemerintah daerah setempat.

Wakil Ketua DPRD Sikka Yosef Karmianto.Eri (kanan) hadir dalam pertrmuan konsultasi bersama MUI Sikka

Masalah yang dihadapi selama ini yakni MUI belum.memiliki sebuah sekretariat yang strategis sebagai sarana tempat berkumpulnya perwakilan para ulama dan cendikiawan.

Dia mengatakan sudah berkali-kali MUI mengajukan permohonan mendapatkan tanah daerah untuk dijadikan sekretariat. Namun hingga kini belum pernah dijawab.

“Sudah 3 bupati kami ajukan surat. Tapi tidak ada jawaban,” ungkap Abdurrahman.

Di saat menunggu dengan sabar respon pemerintah, pengurus MUI mendapat kabar justeru pemerintah daerah setempat akan menghibahkan tanah kepada salah satu organisasi Muslim yang berada di bawah payung MUI.

“Informasinya, ada salah satu organisasi Muslim yang besok (hari ini, Red) diundang untuk urusan hibah tanah dari pemerintah,” ujar Abdurrahman kecewa.

Ketua Fraksi Partai Gerindra Framsiskus Stephanus Say (paling kiri)

Ketua Fraksi Partai Gerindra Fransiskus Stephanus Say memastikan bahwa pemerintah daerah pernah menghibahkan sebidang tanah kepada MUI.

“Saya ingat betul, tanah yang di sebelah bawah Masjid Perumnas itu dihibahkan untuk 3 pihak yakni MUI, Pengurus Budha, dan Polindes Madawat. Itu diputuskan di paripurna,” tegas dia.

Hal senada disampaikan Ketua Fraksi PAN Philipus Fransiskus bahwa hibah tanah ke MUI sudah disetujui pada tahun lalu.

Steph Say menduga ada kekuatan intervensi lain yang mau menghibahkan lagi tanah hibah untuk MUI ke pihak lain. Karena itu dia mengingatkan agar dipertimbangkan kembali rencana hibah kepada salah satu organisasi Muslim.

Lebih dari itu, kata dia, hibah tanah harus dilakukan secara bijak. Misalnya untuk organisasi Muslim, selayaknya hibah tanah kepada MUI sebagai wadah yang memayungi semua organisasi Muslim.

“Kalau hibah untuk NU saja misalnya, lalu nanti bagaimana dengan Muhammadiyah dan lain-lain,” ujar dia memberi contoh.

Media ini mendapatkan dokumen surat permohonan persetujuan hibah tanah dari Bupati Sikka kepada Pimpinan DPRD Sikka, tertanggal 23 Oktober 2020.

Melalui surat tersebut Bupati Sikka memohon persetujuan DPRD setempat untuk menghibahkan tanah yang terletak di Jalan Melati Kelurahan Madawat Kecamatan Alok, atau di sebelah bawah Masjid Perummas sebagaimana penyampaian Ketua Fraksi Partai Gerindra.

Tanah itu seluas 1.192 meter persegi, rencananya dihibahkan kepada MUI Sikka, Majelis Agama Budha Theravala Sikka, dan Polindes Madawat.*** (eny)

 

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini