85 Orang Kepung Malaphedo, Sisir Korban Hilang Banjir Bandang

0
307
85 Orang Kepung Malaphedo, Sisir Korban Hilang Banjir Bandang
Suasana pencarian korban hilang, Minggu (5/9)

Maumere-SuaraSikka.com: Sebanyak 85 orang dari berbagai unsur mengepung Kampung Malaphedo di Desa Inerie Kecamatan Inerie Kabupaten Ngada. Mereka menyisir 1 korban hilang akibat banjir bandang Jumat malam pekan lalu.

Korban yang hilang diketahui bernama Michael Japot, 43 tahun, warga kampung itu. Dia dikabarkan hilang bersama istrinya Maria Goreti Dhiu.

Namun ibu berusia 38 tahun yang lagi hamil itu berhasil ditemukan Tim Gabungan pada Sabtu (4/9) sekitar pukul 10.40 Wita.

Tim SAR Gabungan sebayak 85 orang itu terdiri dari unsur TNI Polri, BPBD dan Dinas, Tim Basarnas, PMI, pemerintahan desa dan kecamatan, serta masyarakat.

Anggota Tim SAR Gabungan sedang melakukan pencarian

Rilis yang disampaikan Humas Basarnas Maumere menyebut Tim Gabungan terdiri dari Kodim Ngada 4 orang, Polsek Aimere 4 orang, Kansar Maumere orang, dan Unit Siaga SAR Ende 1 orang.

Selanjutnya BPBD Ngada 6 orang, Dinas PU Ngada 7 orang, Dinas Sosial Ngada 12 orang, PMI Ngada 1 orang, PMI Sikka 2 orang, dan PMI Ende 1 orang.

Seterusnya dari Puskesmas Inerie 5 orang, Camat Inerie dan aparat kecamatan 4 orang, Kepala Desa Inerie dan anggota 5 orang, serta keluarga korban & masyarakat setempat 25 orang.

Operasi pencarian korban hilang diawali dengan briefing pada pukul 07.00 Wita.Setelah itu dilakukan  pencarian dengan menggunakan 1 unit truk personil Kansar Maumere, 1 unit Rapid Land Kansar Mauemere, 1 unit Rubber Boat, 1 unit Excavator Dinas PU Ngada, 1 set peralatan Mounteneering serta Palsar Air.

Hingga pukul 12.00 Wita, Tim SAR Gabungan belum berhasil menemukan korban.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini