Sebut Aktifis GMNI Sikka Teriak Seperti Babi, Manto Eri Minta Maaf

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 9 September 2021 - 19:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 13 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPRD Sikka Yoseph Karmianto Eri

Wakil Ketua DPRD Sikka Yoseph Karmianto Eri

Maumere-SuaraSikka.com: Wakil Ketua DPRD Sikka Yoseph Karmianto Eri menyampaikan permohonan maaf usai menyebut aktifis GMNI Sikka teriak-teriak seperti babi.

Penyampaian permohonan maaf disampaikan langsung kepada aktifis GMNI Sikka yang menggelar aksi demonstrasi di Gedung DPRD Sikka, Kamis (8/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak hanya menyampaikan permohonan maaf, Ketua PKB Sikka ini juga meralat pernyataannya yang menyebut aktifis GMNI Sikka teriak-teriak seperti babi.

“Tadi saya langsung menyampaikan permintaan maaf. Saya juga meralat pernyataan yang menyinggung. Sebenarnya maksud saya adalah ribut seperti di pasar,” ujar dia kepada media ini petang tadi.

Sebelumnya diberitakan aksi demonstrasi GMNI Sikka di DPRD Sikka, Kamis (8/9), berujung ricuh. Pemicunya adalah mulut kotor Wakil Ketua DPRD Sikka Yoseph Karmianto Eri. Dia menyebut mahasiswa teriak-teriak seperti babi.

Spontan aktifis GMNI Sikka pun marah. Mereka ramai-ramai menyoraki Yoseph Karmianto Eri, Ketua PKB Sikka yang merupakan lulusan Sarjana Filsafat itu.

Baca Juga :  Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Sejumlah aktifis berupaya mendekati tempat di mana Yoseph Karmianto Eri berdiri. Aparat keamanan langsung bertindak cepat mencegahnya guna menghindari bentrok.

Beberapa aktifis melampiaskan kemarahan dengan meneriakkan bahwa mereka yang melancarkan aksi hari itu merupakan manusia, bukan babi seperti yang disampakan Manto Eri.

Manto Eri, mantan aktifis PMKRI Maumere itu menerima peserta aksi dari GMNI Sikka di luar Gedung DPRD Sikka. Dia berdiri di dekat tangga, kemudian beraudiens dengan peserta aksi.

Manto Eri bicara dengan nada tinggi, tampak seperti orang yang sedang emosional. Dia mendikte aktifis GMNI Sikka terkait mekanisme penyampaian pendapat di muka umum.

Terkesan Manto Eri alergi dengan model penyampaian pendapat melalui aksi demonstrasi.

“Serahkan saja pernyataan sikap ke Pimpinan. Dan Pimpinan akan mengundang OPD terkait, hari Senin, GMNI juga bisa datang, kita audiens bersama, cari solusi bersama,” ujar dia dengan nada tinggi.

Baca Juga :  Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Suasana masih kondusif. Aktifis GMNI Sikka tetap sabar mendengar penjelasan Manto Eri.

Manto Eri melanjutkan dalam situasi pandemi seperti sekarang ini, yang paling penting adalah pikiran cerdas dan berwibawa. Bagi dia, tidak ada ruang untuk menyalahkan orang lain.

“Solusi adalah jalan terbaik. Silakan sampaikan aspirasi Anda kepada Pimpinan. Kalau kamu teriak-teriak seperti babi,” belum selesai pernyataan Manto Eri, aktifis GMNI Sikka langsung berteriak melawan.

Spontan suasana berubah kacau. Untung saja aparat keamanan yang mengawal aksi ini bisa segera menenangkan aktifis GMNI Sikka.

Puluhan aktifis GMNI Sikka mendatangi DPRD setempat dengan sejumlah persoalan terkait penanganan Covid di Kabupaten Sikka.*** (eny)

Berita Terkait

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal
Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:22 WITA

Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:33 WITA

Festival Sepak Bola Pelajar Sukses Meniti Prestasi, Bupati Sikka Beri Apresiasi

Berita Terbaru