BKN Puji Pelaksanaan Seleksi CPNSD di Sikka

0
685
BKN Puji Pelaksanaan Seleksi CPNSD di Sikka
Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian BKN Suharmen memantau pelaksanaan CPNSD di Kabupaten Sikka, Selasa (12/10)

Maumere-SuaraSikka.com: Badan Kepegawaian Negara (BKN) memberikan respek dan pujian kepada Panitia Pelaksana Seleksi Pengadaan CPNSD Tahun 2021 di Kabupaten Sikka.

Respek dan pujian ini disampaikan Suharmen selaku Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian usai memantau langsung pelaksanaan CPNSD Sikka di SMK Negeri 1 Maumere, Selasa (12/10).

Suharmen datang ke Maumere didampingi Kepala Pusat Pengembangan Sistem Seleksi Mohammad Ridwan, Kepala Kantor Regional X BKN Paulus Dwi Laksono dan Kepala Bidang Mutasi Kepegawaian Kanreg X BKN Aryanto.

Di Maumere, Suharmen dan rombongan diterima Sekda Sikka Adrianus Firminus Parera, Asisten 3 Setda Sikka Robertus Ray, dan Kepala BKDPSDM Sikka Lukas Lawe.

Suharmen mengatakan secara keseluruhan pelaksanaan CPNSD Sikka sudah sesuai dengan peraturan BKN, terutama yang berkaitan dengan standar operasi pelaksanaan.

“Sudah sesuai peraturan BKN, terutama terkait SOP,” jelas Suharmen.

Dia memastikan semua pelaksanaan dilakukan dengan tahapan-tahapan yang benar, yakni dari tempat penitipan barang, pendaftaran, ruang pengenalan wajah, ruang steril, proses sosialisasi, hingga masuk ke ruang ujian.

Dengan kondisi demikian, Suharmen mengaku bisa memastikan bahwa peserta yang mengikuti ujian adalah benar peserta yang terdaftar pada database BKN.

Pengecekan perangkat di Ruang Laboratorium

Suharmen juga sempat mengecek perangkat pada laboratorium yang digunakan peserta. Menurut dia, perangkat dalam kondisi steril sehingga tidak bisa mengakses portal yang lain selain portal yang disediakan untuk seleksi.

Selain tahapan pelaksanaan yang sudah sesuai, Suharmen juga mengapresiasi pengetatan protokol kesehatan pada pelaksanaan CPNSD Sikka.

“Salah satu arahan dari Gugus Tugas Nasional yakni penggunaan hasil antigen atau PCR swab. Syukur alhamdulilah di Sikka tidak ada masalah, semua berjalan sangat baik,” ujar dia.

Rekomendasi dari Gugus Tugas, kata dia, pada dasarnya adalah upaya agar tidak menjadikan seleksi CPNSD sebagai klaster baru dalam penyebaran covid.

Suharmen memberikan kiat-kiat menjawab soal-soal SKD CPNSD Tahun 2021

Suharmen sempat memberikan kiat-kiat menjawab soal ujian CPNSD. Antara lain, kata dia, peserta cukup membaca substansi utama dari pertanyaan mengingat waktu yang sangat singkat untuk menjawab 110 pertanyaan.

“Baca substansi utama soal, langsung jawab. Kalau baca keseluruhan nanti waktunya tidak cukup,” kata dia.

Kiat lain yang disampaikan yakni berupaya untuk menjawab semua soal. Meskipun ragu-ragu dengan jawaban atas pertanyaan, saran dia, sebaiknya menjawab saja walaupun sifatnya spekulatif.

Dia juga mengingatkan untuk konsentrasi dengan soal pada masing-masing layar komputer. Alasannya, kata dia, setiap peserta mendapatkan pertanyaan yang berbeda-beda.

“Jadi tidak perlu lirik ke kiri atau ke kanan,” saran dia.

Dia mengatakan pada Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) ini disiapkan 16.000 soal. Seluruh soal tersebut, kemudian terseleksi secara sistematis melalui proses pengacakan. Sehingga pada akhirnya, kata dia, pertanyaan yang muncul untuk setiap peserta akan berbeda-beda.

Khusus untuk Tes Karakteristik Pribadi (TKP), Suharmen memastikan banyak yang gagal pada tes jalur ini, karena terlalu menganggap mudah.

Menurut dia, soal-soal TKP menyasar kepada kecenderungan dan semangat melayani jika peserta berhasil menjadi pegawai negeri. Karena itu, kata dia, TKP lebih kepada mengukur semangat pelayanan peserta.

“Untuk TKP, bukan jawaban salah atau benar. Tapi kembali kepada kecenderungan. Kalau kecenderungan melayani, pasti nilainya besar, sebaliknya kalau kecenderungan dilayani, yah nilainya rendah,” ujar dia.

Peserta CPNSD 2021 mendengarkan penyampaian dari.Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian

SKD CPNSD Sikka Tahun 2021 dilaksanakan sejak Jumat (8/10) sampai Sabtu (16/10), diikuti oleh 3.081 peserta. Kabupaten Sikka mendapatkan 315 formasi, terdiri dari 165 formasi bidang kesehatan dan 150 formasi bidang teknis. Khusus bidang teknis, 6 di antaranya diperuntukkan bagi penyandang disabilitas.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini