Pemerintah Anggarkan Bunga Pinjaman Daerah, Fraksi PKB Kaget

0
1133
Pemerintah Anggarkan Bunga Pinjaman Daerah, Fraksi PKB Kaget
Ketua Fraksi PKB Yoseph Don Bosko

Maumere-SuaraSikka.com: Pemkab Sikka mengalokasikan anggaran bunga pinjaman daerah untuk tahun ini. Usulan anggaran ini membuat Fraksi PKB kaget.

Usulan alokasi bunga pinjaman daerah tertuang dalam dokumen Perubahan Kebijakan Umum Anggaran serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara Tahun 2021.

Melalui pidato pengantar, Senin (18/10), Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo menyebut belanja bunga dianggarkan sebesar Rp 3.595.574.782,83 sesuai perjanjian pemberian pinjaman daerah antara PT Sarana Multi Infrastruktur dengan Pemkab Sikka Nomor PERJ-107/SMI/0821 tanggal 4 Agustus 2021.

Terhadap usulan bunga pinjaman, Fraksi PKB menegaskan pihaknya menyetujui pinjaman daerah pada dokumen induk APBD 2021 dengan bungan 0 persen.

“Kalau sekarang pemerintah mengajukan belanja bunga pinjaman daerah ke PT SMI, pertanyaan kami, dokumen pinjaman daerah mana lagi yang diajukan pemerintah untuk menganggarkan bunga pinjaman daerah?” sergah Ketua Fraksi PKB Yoseph Don Bosko.

Fraksi PKB juga mempertanyakan model perhitungan yang dilakukan pemerintah daerah setempat sehingga mendapatkan angka Rp 3.595.574.783,83 untuk pembayaran bunga pinjaman daerah kepada PT SMI.

Menurut Fraksi PKB, perhitungan besaran bunga sangat rancu dan membingungkan.

“Apakah bunga pinjaman daerah dihitung sejak tanggal dana pinjaman daerah dicairkan oleh PT SMI, ataukah sejak pemandatanganan MoU perjanjian kerja sama?” tanya dia.

Fraksi PKB juga menyinggung mekanisme pinjaman daerah di mana DPRD Sikka hanya sebatas pemberitahuan.

“Sampai dengan detik ini, Fraksi tidak pernah menerima pemberitahuan dari pemerintah, baik secara lisan di dalam rapat-rapat bersama pemerintah, maupun secara tertulis yang diberikan kepada fraksi tentang dana pinjaman daerah dengan bunga 6,19 persen pertahun tersebut,” ungkap Yoseph Don Bosko.

Senada dengan ini, Fraksi Partai Nasdem juga mempertanyakan alokasi anggaran bunga pinjaman daerah tahun ini sebesar Rp 3.595.574.782,83.

“Dokumen mana yang digunakan pemerintah untuk menganggarkan belanja bunga?” tanya Wakil Ketua Fraksi Partai Nasdem Yoseph Nong Soni.

Untuk diketahui PT SMI telah menyetujui pinjaman daerah sebesar Rp 216.254.813.000. Persetujuan atas pinjaman daerah telah disepakati melalui penandatangan perjanjian kerja sama (PKS) yang dilaksanakan secara virtual pada 4 Agustus 2021 lalu.

Sejak penandatanganan PKS, hingga kini dokumen tersebut secara fisik belum diperoleh DPRD Sikka. Sejumlah fraksi telah mendesak pemerintah untuk segera memberikan dokumen PKS.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini