Busyet! Kerugian Negara Korupsi Trafo Mencapai Rp 800 Juta Lebih

0
878

Maumere-SuaraSikka.com: Kerugian negara kasus dugaan tindak pidana korupsi Pengadaan Trafo Listrik di RSUD TC Hillers Maumere mencapai Rp 800.300.002,64.

Fakta ini disampaikan Kasi Intel Kejaksaan Negeri Sikka Nurul Ihsan, saat konperensi pers di Kantor Kejaksaan Negeri Sikka, Kamis (18/11).

“Berdasarkan hasil audit terhadap perkara ini, ditemukan kerugian negara mencapai Rp 800.300.002,64,” jelas Nurul Ihsan yang mendampingi Kajari Sikka Fahmi.

Besarnya kerugian negara ini cukup fantastis, mengingat proyek pengadaan trafo listrik ini dengan nilai kontrak Rp 1,8 milar.

Kepala Kejaksaan Negeri Fahmi belum mau membeberkan perihal besarnya kerugian negara, termasuk kemungkinan adanya unsur gratifikasi pada proyek ini. Dia beralasan hal itu menjadi materi persidangan yang nantinya akan dibuktikan pada sidang pada Pengadilan Tipikor di Kupang.

Penyidik Kejari Sikka telah menetapkan 2 tersangka dalam kasus ini. Mereka adalah AD, selaku pejabat pembuat komitmen (PPK), dan PL, seseorang yang berstatus sebagai penghubung.

Dua tersangka ini ditahan pada Senin (15/11). AD dititipkan sementara pada Mapolres Sikka, sementara PL.ditahan pada tempat berbeda di luar Kabupaten Sikka. Informasi yang direkam media ini, PL ditahan di Kupang.

Pengungkapan dua tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi ini mendapat apresiasi dari berbagai kalangan.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini