






Maumere-SuaraSikka.com: CSM (Community eSport Maumere) Sikka berhasil menyabet Piala Gubernur NTT Season 2 pada kategori game Free Fire. Mereka pun berhak atas piala bergilir dan uang pembinaan sejumlah Rp 8 juta.
Adapun prestasi ini dicatat oleh Rifqi Agiem Pramayadin, Quirino Rainheart Wijaya, Mathias Tani Wangge, dan Muhamad Dwi Pratama, dengan pembina Christian Ronaldo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Partai puncak Free Fire Piala Gubernur NTT Season 2 diikuti 12 tim terbaik dari berbagai kabupaten/kota di NTT. CSM Sikka merupakan satu-satunya wakil dari Kabupaten Sikka.
Finalis lainnya yakni
Secret Players dari TTS, Foranter Nx5 Jr dari TTU, Publik dari Flotim, serta 8 tim dari Kota Kupang yakni Asgard Terminator, Tapalocok, Raws Academy, Dewa United PIW, Asgard Struggle, Blacklist Killer, 7L Big Boss, dan
Kapala Batu.
Grand final berlangsung secara offline di Aula Eltari Kantor Gubernur NTT, Minggu (12/12). Sebelumnya kualifikasi online digelar pada Minggu-Kamis (5-9/12) di daerah masing-masing.

Kemenangan CSM Sikka pada lomba game online ini, terbilang cukup dramatis. Dengan mendulang nilai 88, mereka unggul tipis atas Asgard Terminator dari Kota Kupang yang meraih juara kedua dengan nilai 84.
CSM Sikka mengawali game online ini dengan perolehan nilai 15 pada ronde pertama. Mereka berada pada posisi tiga sementara di bawah Secret Players dan Asgard Terminator.
Memasuki ronde kedua, CSM Sikka malah terpuruk akibat ketidaksiapan berperang. Mereka gagal mengumpulkan nilai. Tapalocok menyodok dengan nilai 23 pada ronde ini.
Asgard Terminator menguasai ronde ketiga dengan nilai 28. Tim dari Kota Kupang ini memuncaki klasemen sementara dengan nilai 54. Sementara CSM Sikka dengan tambahan nilai 10 baru memperoleh 25 nilai.

CSM Sikka berhasil memperbaiki kualitas permainan pada ronde keempat. Quirino Rainheart Wijaya dan kawan-kawan mengantongi tambahan 24 nilai, dan memaksa persaingan menjadi ketat.
Pada ronde kelima dan keenam, CSM kembali kendor. Beruntung karena Asgard Terminator yang memimpin sementara perolehan nilai juga melemah. Ronde kelima dikuasai Raws Academy, dan ronde keenam milik Dewa UnitedPIW.
Ronde ketujuh yang merupakan ronde terakhir, menjadi penentu nasib para finalis. Laju CSM Sikka tidak tertahankan setelah memperoleh nilai 27, sementara Asgard Terminator hanya kebagian 14 nilai.
Praktis, CSM Sikka keluar sebagai pemenang. Para petarung CSM Sikka pun langsung berekspresi menyambut prestasi tersebut.
“Puji Tuhan, teman-teman berhasil fokus pada ronde terakhir,” ungkap Christian Ronaldo kepada media ini.

Tornament online to offline Gubernur Cup Season 2 ini diselenggarakan E-Sports Indonesia (ESI) NTT. Setidaknya terdapat 5 game online yang dilombakan yaitu Lokapala, Free Fire, PBUG, Mobile Legend, dan PS.
Panitia Penyelenggara menyiapkan total hadiah sebesar Rp 80 juta, dengan sumber dana berasal dari anggaran Pemprop NTT.
CSM Sikka yang telah memastikan langkah ke final setelah mengikuti kualifikasi offline dari Maumere, awalnya terkendala biaya transportasi untuk mengikuti partai puncak di Kupang.
Namun kendala ini bisa teratasi setelah salah satu orang tua anggota tim membiayai perjalanan mereka ke Kupang. KONI Sikka menambah suplemen dukungan dengan sejumlah anggaran.
Christian Ronaldo menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung partisipasi CSM Sikka pada game online yang bergengsi tersebut.
Menurut rencana CSM kembali ke Maumere pada Selasa (14/12) siang ini. Piala Bergilir Free Fire Gubernur Cup Season 2 ini rencananya dititipkan sementara ke KONI Sikka, mengingat tahun depan akan diambil Panitia Penyelenggara untuk diperebutkan kembali.*** (eny)

















