

Maumere-SuaraSikka.com: Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Sikka benar-benar bekerja keras untuk mendukung suksesnya penyelenggaraan Pemilu 2024.
Dari 19.949 pemilih potensial yang belum merekam KTP Elektronik sejak 23 Juni 2023, kini menjelang 1 hari pemungutan suara, Selasa (13/2), hanya tersisa 2.970 pemilih.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berbagai cara telah dilakukan Dispenduk dan Capil Sikka agar 19.949 pemilih potensial bisa menyalurkan hak politik.
Bahkan petugas perekaman langsung jemput bola dengan turun ke sekolah-sekolah, karena sebagian besar pemilih potensial merupakan pemilih pemula yang masih berstatus pelajar.
Kepala Dispenduk dan Capil Sikka Putu Botha memastikan hingga Senin (12/2) pihaknya telah melakukan perekaman kepada 16.979 pemilih potensial. Secara progres, kata dia, sudah mencapai 85,11 persen.
“Pemilih dalam DPT yang belum rekam sebanyak 2.970 orang,” jelas dia, Selasa (13/2).
Putu Botha menambahkan pihaknya terus memberikan pelayanan kepada 2.970 pemilih potensial yang belum merekam KTP Elektronik.
“Kami tetap melayani sampai malam,” ujar dia.
Hanya saja, lanjut dia, saat ini pihaknya mengalami kendala pada jaringan komunikasi data atau yang disebut Jarkomdat.
“Saat ini Jarkomdat lemot sekali,” tambah dia.
Selain melayani perekaman bagi pemilih potensial, Dispenduk dan Capil Sikka juga tetap melayani perekaman KTP Elektronik bagi warga Kabupaten Sikka.
Dalam waktu yang hampir bersamaan, setidaknya Dispenduk dan Capil Sikka melayani perekaman bagi 1.716 warga Kabupaten Sikka.
Pantauan media ini Selasa (13/2), Kantor Dispenduk dqn Capil Sikka dipadati pemilih potensial. Selain untuk melakukan perekaman KTP Elektronik, pemilih potensial yang sudah merekam tengah menunggu surat keterangan atau biodata diri sebagai syarat untuk mengikuti pemungutan suara.*** (eny)


Ikuti Kami
Subscribe












