“Sejak kecil saya selalu terikat dengan budaya Ende Lio. Nilai-nilai kearifan lokal budaya Ende Lio hingga kini sangat berperan dalam pekerjaan dan karier politik saya,” ujar dia.
Karena alasan itulah, ujar Ansy Lema, sebelum safari kampanye, dia wajib memohon restu kepada orang tua dan memberikan penghormatan kepada leluhur.
“Karena saya tidak bisa jalan sendiri. Saya yakin leluhur, keluarga dan masyarakat di sini pasti mendukung saya,” ujar Ansy Lema.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Ansy Lema bersama istri, orang tua, keluarga dan kader partai diterima secara adat oleh Mosalaki. Dalam pengertian adat budaya setempat, Mosalaki merupakan orang yang memegang kekuasaan adat. Mosalaki juga ikut mendampingi Ansy Lema saat bakar lilim di makam leluhur.
Mosalaki menyebut keluarga dan sanak saudara di kampung menerima Ansy Leme dengan penuh sukacita dan gembira.
“Bapa, mama, keluarga, dan sanak saudara sekampung, menerima anak Ansy dengan suka cita dan penuh pengharapan supaya cucu dari opa Yohanes Lema dan Frans Feoake ini bisa menjadi Gubernur NTT,” demikian harapan dan doa seorang wakil keluarga.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












