
Maumere-SuaraSikka.com: Bakal Calon Gubernur NTT Yohanis Fransiskus Lema bersafari politik ke Kabupaten Ende. Ini adalah rumah sendiri bagi politisi PDI Perjuangan itu.
Momen pulang kampung ini dimanfaatkan Ansy Lema untuk meminta restu dari orang tua, keluarga, dan leluhur. Dia mendatangi tanah kelahiran Bapak-nya di Kampung Aekeu Kecamatan Wolojita, dan juga mengunjungi tanah kelahiran Mama-nya di Kampung Pemo Wolosoko Kecamatan Wolowaru, Kamis (5/9).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Politisi berusia 46 tahun itu sempat bakar lilin di makam leluhur. Dia tampak khusyuk mendaraskan doa, memohon perlindungan dan tuntunan dalam seluruh ziarah kehidupan dan perjalanan politiknya bagi masyaramat dan daerah NTT.

“Perjalanan kehidupan saya memiliki landasan iman spiritual dan akar budaya kultural yang kuat. Bakar lilin dan ritual adat di kampung halaman saya di Aekeu, adalah penyatuan energi juang saya, keluarga dan leluhur. Saya yakin akan mendapat restu dan tuntunan dalam mengarungi perjalanan ke depan,” tulis Ansy Lema pada akun FB-nya.
Ansy Lema pulang kampung ditemani istri tercintanya Maria Immaculata Inge Nioty, orang tua, keluarga, relawan dan kader partai.
Pulang kampung dan memohon restu, bagi Ansy Lema, bukan sebuah kegiatan pragmatis menjelang Pemilihan Gubernur NTT. Dia mengaku sejak kecil selalu diajak orangtuanya untuk pulang kampung.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












