





Maumere-SuaraSikka.com: Presiden Prabowo Subianto menyinggung kelompok yang tidak mau bekerja sama. Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira bingung Prabowo masih merasa kekurangan pihak yang mau diajak bekerja sama.
“Selama ini Pak Prabowo bangga terpilih dengan lebih dari 50 persen suara dukungan, didukung oleh hampir semua parpol di kabinet, di jajaran Eselon 1 birokrasi terkonsolidasi bahkan sampai komisaris di berbagai BUMN adalah para pendukung Pa Prabowo. Artinya, banyak orang yang mau bekerja sama, lantas apa kurangnya?” tanya Andreas sebagaimana dikutip dari detiknews, Kamis (9/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Andreas Hugo Pareira lalu menyinggung pihak yang kerap mengkritik pemerintah. Menurutnya, kritik adalah hal yang lumrah disampaikan.
“Kalau ada yang mengkritik tentu hal yang sangat lumrah di negara demokrasi. Mengapa Pa Prabowo kuatir kalau ada yang mengkritik? Saya kira hal yang sangat wajar dalam dinamika hidup bernegara,” ujar politisi asal Kabupaten Sikka Propinsi NTT itu.
Politisi yang familiar dengan panggilan AHP itu pun berharap Presiden Prabowo memandang kritik sebagai pemacu dalam melakukan pembangunan. Dia menilai Presiden Prabowo seharusnya kuatir dengan pihak yang suka memuji dan menyampaikan hal positif yang tidak sesuai realitas.
“Sebaiknya jadikanlah kritik-kritik sebagai pemicu dan akselerasi pembangunan. Sebagai orang yang berkuasa, menurut saya, Pa Prabowo seharusnya lebih kuatir terhadap orang-orang yang hanya memuji dan menyampaikan informasi yang baik-baik saja, yang tidak sesuai situasi riil di lapangan,” ujar Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI itu.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












