Prabowo Ungkit Kelompok Tidak Mau Diajak Kerja Sama, PDIP Buka Suara

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 10 April 2026 - 18:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 240 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira

Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira

Presiden Prabowo Subianto menyinggung fenomena adanya kelompok yang tidak mau bekerja sama dengan pemerintah, namun tetap aktif melontarkan kritik. Prabowo menegaskan pemerintah tetap berjalan dan fokus melayani rakyat meski menghadapi kritik.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo mengaku telah mempelajari laporan-laporan dari anak buahnya yang menunjukkan kondisi nasional saat ini masih relatif aman dan stabil. Meskipun, situasi geopolitik di Timur Tengah memanas.

“Saya telah mempelajari data-data angka dan dalam kesempatan ini adalah kesempatan yang baik, setelah saya mempelajari angka-angka dan dapat laporan dari menteri-menteri saya ternyata kondisi kita cukup aman,” kata Presiden Prabowo saat memberikan arahan dalam Rapat Kerja Kabinet Merah Putih di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4).

Presiden Prabowo pun lantas menyinggung munculnya kritik dari kelompok-kelompok tertentu terhadap pemerintahannya. Dia mengaku tidak masalah jika ada kelompok tertentu tidak mau bekerja sama dengan pemerintah.

Baca Juga :  Bantuan Sapi Kurban Presiden dari APBN Tuai Kontroversi, Gerindra Sebut Sah dan Tidak Langgar Aturan

“Memang ada satu fenomena yang kita rasakan bersama bahwa ada kelompok-kelompok di masyarakat, saudara-saudara kita juga, keluarga besar NKRI juga, yang mempunyai suatu sikap yang bisa dikatakan sangat tidak mau kerja sama namun gemar melayangkan kritik. Kita hormati, kita tidak ada masalah,” ujar Presiden Prabowo.

Dia menganalogikan fenomena itu seperti pembangunan jembatan untuk rakyat. Menurut dia, ada yang tidak mau ikut membangun jembatan, tetapi mengkritik pembangunan jembatan.*** (eny)

Berita Terkait

Bantuan Sapi Kurban Presiden dari APBN Tuai Kontroversi, Gerindra Sebut Sah dan Tidak Langgar Aturan
Kemendikdasmen Umumkan Hasil TKA SD dan SMP 2026, Ini Hasilnya!
Melchias Mekeng Kutuk Keras Pembubaran Ibadah di Bantul
Dirut BPJS Kesehatan Dorong Generasi Muda Cegah DM dan Hipertensi melalui Fun Run 2026
Final FA Cup, Semenyo Tabur Garam di Atas Luka The Blues
Prabowo Resmikan 1.061 Kopdes Merah Putih
Agnes Aditya Rahajeng asal Banten Raih Puteri Indonesia 2026
Puluhan Bupati Jadi Dalang Korupsi, Bukti Ketamakan Akut Pejabat
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:49 WITA

Bantuan Sapi Kurban Presiden dari APBN Tuai Kontroversi, Gerindra Sebut Sah dan Tidak Langgar Aturan

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:04 WITA

Kemendikdasmen Umumkan Hasil TKA SD dan SMP 2026, Ini Hasilnya!

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:53 WITA

Melchias Mekeng Kutuk Keras Pembubaran Ibadah di Bantul

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:37 WITA

Final FA Cup, Semenyo Tabur Garam di Atas Luka The Blues

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:17 WITA

Prabowo Resmikan 1.061 Kopdes Merah Putih

Minggu, 26 April 2026 - 08:29 WITA

Agnes Aditya Rahajeng asal Banten Raih Puteri Indonesia 2026

Minggu, 12 April 2026 - 23:38 WITA

Puluhan Bupati Jadi Dalang Korupsi, Bukti Ketamakan Akut Pejabat

Jumat, 10 April 2026 - 19:47 WITA

Mahfud MD Nilai Pernyataan Saiful Mujani Jatuhkan Prabowo Bukan Makar

Berita Terbaru

Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI Melchias Markus Mekeng

Nasional

Melchias Mekeng Kutuk Keras Pembubaran Ibadah di Bantul

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:53 WITA