




Maumere-SuaraSikka.com: Italia gagal lagi ke Piala Dunia untuk ketiga kali berturut-turut. Hattrick yang mengecewakan sejak 2018 lalu. Luka ketiga terjadi saat juara dunia 4 kali itu tumbang dari Bosnia dan Herzegovina, Rabu (1/4) dinihari WIB.
Kartu merah Alesandro Bastoni menjadi momen yang sulit dilepaskan dari cerita dula Italia. Kekalahan adu pinalti dari Bosnia dan Herzegovina menutup perjalanan yang sempat terlihat menjanjikan sejak awal laga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hasil di final playoff Piala Dunia 2026 ini terasa lebih berat. Bukan sekadar kalah, tapi karena Italia sempat memegang kendali sebelum semuanya berubah dalam hitungan menit.
Di Zenica, tepatnya di Bilino Polje Stadium, Rabu (1/4) dini hari WIB, laga playoff berjalan dengan tensi tinggi. Italia unggul cepat, lalu kehilangan arah setelah satu insiden krusial menjelang turun minum yang melibatkan Bastoni. Dan dari situ, arah pertandingan bergeser total. Italia tidak lagi bermain untuk menang, tapi bertahan hidup.
Gol Moise Kean Bikin Harapan
Italia memulai laga dengan cukup meyakinkan di Zenica. Setelah penampilan yang kurang meyakinkan di semifinal melawan Irlandia Utara, Moise Kean tampil tajam dan efektif. Dia menyelesaikan peluang dengan sepakan first-time yang tidak mampu dibendung kiper lawan.
Gol tersebut memberi energi baru bagi Italia. Meski tidak sepenuhnya dominan, mereka mampu menjaga struktur permainan dan mengatur tempo. Dalam 30 menit pertama, peluang untuk melaju ke Piala Dunia tampak terbuka lebar.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












