Sepanjang babak kedua, Italia bertahan dari tekanan intens Bosnia. Mereka sempat menjaga keseimbangan setelah lawan menyamakan skor. Namun, kelelahan fisik dan tekanan mental mulai terasa saat pertandingan berlanjut ke adu pinalti.
Dalam situasi penentuan, pemain Bosnia tampil lebih tenang dan efektif. Sebaliknya, eksekutor Italia gagal menjaga ketenangan. Satu kegagalan sudah cukup untuk memastikan langkah mereka terhenti.
Kekalahan ini lebih dari sekadar hasil pertandingan. Ini mencerminkan krisis yang lebih dalam sepak bola Italia. Kartu merah Bastoni memang menjadi pemicu, tetapi kegagalan beruntun selama tiga edisi Piala Dunia menunjukkan adanya persoalan struktural yang belum terselesaikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Malam di Zenica pun ditutup dengan kekecewaan mendalam bagi Gli Azzurri.*** (*/eny)


Ikuti Kami
Subscribe












