





Maumere-SuaraSikka.com: Rektor Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif (IFTK) Ledalero Pater Otto Gusti Ndegong Madung, SVD, resmi dikukuhkan menjadi Guru Besar Filsafat Politik, Sabtu (18/4) melalui Rapat Terbuka Luar Biasa Senat IFTK Ledalero. Tradisi akademik ini berlangsung di Auditorium Santo Thomas Aquinas Kampus 1 IFTK Ledalero.
Penetapan Pater Otto Gusti Madung dalam gelar Profesor melalui Surat Keputusan yang ditandatangani Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Brian Yuliarto pada 1 Januari 2026 lalu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Gelar Guru Besar ini menjadi yang ketiga dalam lingkup IFTK Ledalero. Sebelumnya IFTK Ledalero pernah mencetak Guru Besar untuk Pater Konrad Kebung, SVD sebagai Guru Besar Filsafat dan Pater Guido Tisera sebagai Guru Besar Kitab Suci. Pater Otto Gusti Madung tercatat sebagai Guru Besar yang ke-18 dalam lingkup Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah XV.
Rapat Terbuka Luar Biasa Senat IFTK Ledalero dipimpin Pater Yosef Keladu. Sementara prosesi pengukuhan dan pengalungan tanda Guru Besar dilakukan oleh Kepala LLDikti Wilayah XV
Adrianus Ahemka.
Pada momen penting ini, Pater Otto Gusti Madung menyampaikan orasi ilmiah yang dia beri judul Legitimasi Kekuasaan, Epistemologi Demokrasi, dan Daya Pertimbangan Politik: Refleksi Filsafat Politik bagi Masa Depan Demokrasi Indonesia. Dia ingin menunjukkan hubungan antara legitimasi kekuasaan, epistemologi demokrasi, dan daya pertimbangan politik warga.
Orasi ilmiah Pater Otto Gusti Madung dibagi dalam beberapa bagian yakni pandangan Max Weber tentang legitimasi kekuasaan, basis epistemologis demokrasi, ulasan tentang konsep politische Urteilskraft, relasi antara ketiga konsep utama, dan dia akhiri dengan catatan penutup.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












