Ansy Lema Usung Pariwisata Juara Berbasis Komunitas

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 18 Oktober 2024 - 21:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 218 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Calon Gubernur NTT Ansy Lema bicara pada Talkshow Expo Politeknik Negeri Kupang, Rabu (16/10)

Calon Gubernur NTT Ansy Lema bicara pada Talkshow Expo Politeknik Negeri Kupang, Rabu (16/10)

Sebagai contoh, pariwisata alam yakni Pulau Komodo, hanya ada di NTT. Pariwisata budaya  dengan tari-tarian, seperti tari caci ada di Manggarai. Kemudian, pariwisata religi berupa Semana Santa di Larantuka adalah objek wisata religi yang terkenal hingga mancanegara. Lalu, dari segi sejarah, Ansy Lema menyebutkan bahwa Ende adalah tempat perenungan Bung Karno yang melahirkan Pancasila.

“Kalau bicara tentang pariwisata NTT, kita ini punya objek pariwisata yang ikonik, unik dan khas. Mulai dari pariwisata alam, budaya, religi hingga sejarah. Untuk itu, semangat pembangunan pariwisata kita adalah semangat keberlanjutan, yang kata kuncinya adalah konservasi. Jadi, tidak hanya community based tourism tetapi community based ecotourism,” jelas Ansy Lema.

Baca Juga :  SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Di sisi lain, dalam pandangan Ansy Lema, pariwisata di NTT memiliki tiga paket pembagian. Pertama, paket utama atau main course yaitu Labuan Bajo. Kedua, paket komplementer yaitu Sumba, Rote, Alor, dan Kelimutu. Ketiga, paket penutup atau dessert, yaitu Semana Santa, Bajawa, dan Maumere.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ansy Lema ingatkan masyarakat tidak boleh jadi penonton

Paket-paket pembagian ini menjadi lokus dan fokus terhadap pembagian potensi-potensi pariwisata di NTT. Sehingga, pengembangan pariwisata di tanah Flobamora ini dapat mengacu pada paket pembagian di atas.

Baca Juga :  Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Selanjutnya, Politisi Alumni Pascasarjana Universitas Indonesia ini menjelaskan berbagai tantangan yang menjadi penghambat berkembangnya sektor pariwisata di NTT. Dia menyebut hambatan pada sektor pariwisata datang dari berbagai segmen, baik itu kualitas Sumber Daya Manusia, infrastruktur, promosi hingga tata kelola.

Misalnya, bagaimana keramahan para pelaku pariwisata harus bisa ditingkatkan. Produk souvenir cinderamata yang dihasilkan para UMKM NTT juga harus memiliki standar dan kualitas yang baik.

Berita Terkait

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:32 WITA

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Berita Terbaru