Yohanes Emil Satriawan mengatakan Virus ASF adalah penyakit yang sangat menular pada babi dan dapat menyebabkan kematian hingga 100 persen. Penyebaran ASF, kata dia, dapat menimbulkan kerugian ekonomi besar bagi peternak.
Penyebaran ASF yang cepat, kata dia, akan berpengaruh terhadap pengusaha ternak babi yang ada di Kabupaten Sikka.
“Sebagai daerah dengan konsumsi daging babi yang cukup tinggi, tentu akan berpengaruh bagi kebutuhan masyarakat lokal. Di sisi lain hal ini juga akan mengakibatkan kerugian yang tinggi bagi peternak babi apabila kasus kematian terus meningkat,” ujar dia.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Secara terpisah, Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Moang Gobang menyebut pihaknya tengah melakukan pengujian sampel pada Laboratorium Veteriner dan Klinik Hewan milik Dinas Pertanian Sikka.
Sebanyak 6 sampel yang diuji yakni dari Desa Hinga, Kelurahan Hewuli dan Kelurahan Wolomarang Kecamatan Alok Barat, Kelurahan Kota Uneng Kecamatan Alok, dan Desa Bloro Kecamatan Nita.*** (eny)
Halaman : 1 2


Ikuti Kami
Subscribe











