Kasus Babi Mati di Paubekor, Petugas Keswan Sikka Ambil Sampel Darah

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 20 Januari 2025 - 11:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 1,403 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengambilan sampel darah babi di Desa Paubekor, Minggu (19/1)

Pengambilan sampel darah babi di Desa Paubekor, Minggu (19/1)

Maumere-SuaraSikka.com: Petugas kesehatan hewan Dinas Pertanian Kabupaten Sikka, Minggu (19/1),  mengambil sampel darah babi milik Antonius Silvinus, warga RT/RW 007/004 Dusun Tomu Desa Paubekor Kecamatan Koting.

Pengambilan sampel darah dilakukan oleh Dokter Hewan Ewaldus Leonardus Tonce. Hal ini dalam rangka pengujian di Laboratorium Veteriner dan Klinik Hewan Babi milik Dinas Pertanian Sikka.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sikka Yohanes Emil Satriawan beralasan pengambilan sampel darah untuk memastikan penyakit yang dialami babi tersebut.

Dia mengatakan babi yang darahnya dijadikan sampel, sebelumnya berada dalam lokasi kandang yang sama dengan 1 ekor babi yang mati pada Sabtu (18/1) lalu. Babi yang mati ini terdeteksi serangan demam babi Afrika atau African Swine Fever (ASF).

Baca Juga :  Femi Bapa Resmi Jadi Sekda Sikka

“Sampel sudah dikirim ke laboratorium untuk pemeriksaan lanjut,” jelas Yohanes Emil Satriawan, Minggu (19/1).

Perihal kasus babi mati di Paubekor, menurut Yohanes Emil Satriawan, babi tersebut dibeli di Pasar Nita pada 9 Januari 2025. Harga babi terbilang murah, karena harga pasaran senilai kurang lebih Rp 6 juta, tapi dibeli dengan harga Rp 3,6 juta.

Berita Terkait

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi
Tanggapi Isu Daerah, Undana dan Pemkab Sikka Jajaki Kerja Sama Strategis Tahun 2027
Kabar Gembira! SMKS Yohanes XXIII Maumere Buka Jurusan Kecantikan dan SPA, Tenaga Didik Seorang Guru Muda Cantik
Femi Bapa Resmi Jadi Sekda Sikka
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:00 WITA

Tanggapi Isu Daerah, Undana dan Pemkab Sikka Jajaki Kerja Sama Strategis Tahun 2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:04 WITA

Kabar Gembira! SMKS Yohanes XXIII Maumere Buka Jurusan Kecantikan dan SPA, Tenaga Didik Seorang Guru Muda Cantik

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:35 WITA

Femi Bapa Resmi Jadi Sekda Sikka

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:38 WITA

3 WNA dan 1 WNI Terseret Arus di Perairan Pangabatang Maumere, Ditemukan Selamat

Berita Terbaru