Antonius Silvinus, pemilik babi, mengandangkan 4 ekor babi dalam kandang yang sama, terdiri dari 3 ekor babi jantan dan 1 ekor babi betina. Selanjutnya pada 12 Januari 2025, salah satu babi jantan mengalami sakit, tapi sudah sempat ditangani. Namun pada Sabtu (18/1) babi yang sakit itu akhirnya mati.
Babi yang mati di Paubekor akibat serangan ASF merupakan kasus ketiga pada tahun 2025. Sebelumnya 2 ekor babi di Desa Henga Kecamatan Talibura dikabarkan mati akibat ASF pada 6 Januari 2025 lalu.
Sebelumnya diberitakan, penyakit demam babi Afrika atau yang dikenal ASF makin mengganas di Kabupaten Sikka. Tahun 2024 lalu tercatat 131 ekor babi meninggal.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dinas Pertanian Sikka menetapkan 4 desa dan kelurahan sebagai wilayah positif ASF yakni Desa Henga, Kelurahan Hewuli Kecamatan Alok Barat, Kelurahan Kota Uneng Kecamatan Alok, dan Desa Bloro Kecamatan Nita.*** (eny)
Halaman : 1 2


Ikuti Kami
Subscribe











