Kehadiran Program JKN Jadi Berkah Bagi Anas

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 10:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 130 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anastasia Mbola, peserta JKN

Anastasia Mbola, peserta JKN

Dia merasakan betul keikutsertaannya dalam Program JKN sangat membantu. Tidak hanya bagi dirinya, tetapi juga keluarga dan lingkungan sekitarnya. Kemudahan akses layanan kesehatan yang sangat dirasakannya.

“Saya sudah lama terdaftar sebagai peserta JKN. Yang paling berkesan tentu saat melahirkan, karena semua biaya ditanggung. Sekarang saya ke Kantor BPJS Kesehatan untuk membantu adik kandung saya yang sedang hamil besar, mengurus perpindahan fasilitas kesehatan dari Puskesmas Lekebai ke Puskesmas Wolofeo yang lebih dekat dengan rumah,” ujar Anas.

Anas juga menceritakan pengalamannya ketika sakit. Dia mengaku mendapatkan pelayanan pengobatan tanpa dikenakan biaya. Menurutnya, banyak warga di sekitarnya juga merasakan hal manfaar yang sama dari Program JKN. Bahkan saat dirawat inap di rumah sakit, tidak keluarkan biaya sama sekali.

“Jadi peserta JKN sangat membantu. Tetangga saya pernah dirawat 3 hari di rumah sakit tanpa keluar biaya. Kalau ada yang bilang JKN tidak penting, mungkin mereka belum pernah merasakan manfaatnya. Tapi saat sakit dan butuh biaya, baru sadar akan pentingnya terdaftar sebagai peserta JKN,” ujar dia.

Baca Juga :  SMKS Yohanes XXIII Maumere Gelar Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan Tingkat SMP di Sikka, Total Hadiah Rp 11,8 Juta

Dia sangat berterima kasih kepada pemerintah yang telah mendaftarkan dirinya dan keluarga sebagai peserta PBI JK sejak 10 tahun lalu. Dia mengaku kini lebih tenang karena memiliki perlindungan kesehatan. Meskipun begitu, dia tetap berharap selalu diberi kesehatan dan tidak perlu sering menggunakan layanan kesehatan.

Saat mengunjungi Kantor BPJS Kesehatan beberapa waktu lalu, Anas sempat bingung karena tidak lagi menerima kartu fisik KIS seperti dulu. Namun, petugas pelayanan menjelaskan bahwa saat ini peserta cukup menunjukkan KTP saat mengakses layanan di fasilitas kesehatan terdaftar.

Berita Terkait

Perpamsi Salurkan Rp 214 Juta untuk 5 Perusahaan Air Minum Terdampak Gempa Flores
SMKS Yohanes XXIII Maumere Gelar Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan Tingkat SMP di Sikka, Total Hadiah Rp 11,8 Juta
Abadikan Tokoh Pendidikan, Aula SMKS Yohanes XXIII Maumere Diberi Nama Aula Jeremias Pareira
PMKRI Maumere Pertanyakan Sisa Logistik Bencana dan Bantuan Presiden Rp 20 Miliar
Basarnas Tutup Operasi SAR Gempa Flores 7,7 Magnitudo
Kemelut di SMKN 1 Maumere, Gaji 52 Guru Pegawai Turun, Kepsek: Bukan Pemotongan Tapi Penyesuaian
Dapat Program Revitalisasi Rp 909,9 Juta, 5 Ruang Kelas di SMPK Yapenthom 1 Maumere Mulai Dibongkar
Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 07:59 WITA

Perpamsi Salurkan Rp 214 Juta untuk 5 Perusahaan Air Minum Terdampak Gempa Flores

Senin, 21 September 2026 - 10:21 WITA

SMKS Yohanes XXIII Maumere Gelar Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan Tingkat SMP di Sikka, Total Hadiah Rp 11,8 Juta

Kamis, 17 September 2026 - 19:48 WITA

Abadikan Tokoh Pendidikan, Aula SMKS Yohanes XXIII Maumere Diberi Nama Aula Jeremias Pareira

Senin, 14 September 2026 - 18:22 WITA

PMKRI Maumere Pertanyakan Sisa Logistik Bencana dan Bantuan Presiden Rp 20 Miliar

Jumat, 11 September 2026 - 22:24 WITA

Kemelut di SMKN 1 Maumere, Gaji 52 Guru Pegawai Turun, Kepsek: Bukan Pemotongan Tapi Penyesuaian

Kamis, 10 September 2026 - 22:25 WITA

Dapat Program Revitalisasi Rp 909,9 Juta, 5 Ruang Kelas di SMPK Yapenthom 1 Maumere Mulai Dibongkar

Sabtu, 5 September 2026 - 09:55 WITA

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya

Jumat, 4 September 2026 - 08:03 WITA

Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami

Berita Terbaru

Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito tengah memberikan keterangan pers di Cimahi, Rabu (16/9)

Nasional

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Kamis, 17 Sep 2026 - 22:07 WITA