Ladang Janji Politik, Ruas Jalan Ndete-Tanah Merah di Sikka Dibiarkan “Makan” Nyawa Pelintas

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 8 Februari 2026 - 11:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 273 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi ruas jalan Ndete-Tanah Merah di Magelanda Kabupaten Sikka

Kondisi ruas jalan Ndete-Tanah Merah di Magelanda Kabupaten Sikka

Maumere-SuaraSikka.com: Ruas jalan Ndete-Tana yang menghubungkan Desa Reroroja dan Legu Woda di Kecamatan Magepanda Kabupaten Siika, makin mengenaskan karena bisa “makan” nyawa pelintas. Program pembangunan sama sekali belum menyentuh ruas jalan ini. Infrastuktur ini hanya menjadi ladang janji politik pada setiap Pemilu dan Pilkada.

Warga masyarakat di Magepanda terus mengeluhkan kondisi ruas jalan yang luput dari perhatian tersebut. Bagi mereka, pemerintah daerah setempat harus lebih serius merespons persoalan ini.

Rudolfus Paskalis Dhika, seorang warga Magepanda mengeluhkan secara terbuka kondisi ruas jalan ini. Petani yang juga aktivis sosial kemasyarakatan itu menulis lugas pada akun facebook miliknya. Sepertinya dia ingin persoalan tersebut menjadi konsumsi dan perhatian publik terutama para pemangku kepentingan.

“Ruas jalan Ndete-Tanah Merah hari ini bukan sekadar berlubang. Ia retak oleh kelalaian, hancur bersama harapan warga yang setiap hari melewatinya,” ungkap dia.

Baca Juga :  Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI Sambangi Orang Tua Remaja Perempuan Korban Pembunuhan di Rubit

Dia lalu membeberkan beberapa kasus yang sempat dialami pelintas. Dua kasus menjadi sorotannya.

“Di jalan ini, dua orang hamil pernah melahirkan di tengah guncangan. Di jalan ini, seorang pasien asma menghembuskan napas terakhirnya sebelum sempat tiba di faskes,” ungkap dia.

Berita Terkait

Golkar Hantam Bupati Sikka Soal Kebijakan Mutasi dan Promosi ASN, Sebut Ada Putra Mahkota
Garda Solidaritas Minta Tinjau Kembali Izin Pengelolaan Parkir Pasar Alok dan RSUD TC Hillers Maumere
Demokrat Sebut Pertumbuhan Ekonomi di Sikka Tidak Berkualitas
Kontradiktif! Pertumbuhan Ekonomi di Sikka Meningkat, Ketimpangan Ekonomi di Masyarakat Masih Terjadi
Puskesmas Tuanggeo Mangkrak, Jaksa di Sikka Tidak Berani Pulbaket, PKB Minta Lanjutkan Pembangunan
Musrenbang 2027, Ketua DPRD Sikka Ingatkan Setiap Rupiah Harus Berdampak Kesejahteraan Rakyat
Buka Puasa Bersama, Pimpinan BRI Maumere Ajak Tingkatkan Toleransi Beragama
AHP Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Maumere
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 07:49 WITA

Golkar Hantam Bupati Sikka Soal Kebijakan Mutasi dan Promosi ASN, Sebut Ada Putra Mahkota

Kamis, 12 Maret 2026 - 23:27 WITA

Garda Solidaritas Minta Tinjau Kembali Izin Pengelolaan Parkir Pasar Alok dan RSUD TC Hillers Maumere

Kamis, 12 Maret 2026 - 22:16 WITA

Demokrat Sebut Pertumbuhan Ekonomi di Sikka Tidak Berkualitas

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:28 WITA

Kontradiktif! Pertumbuhan Ekonomi di Sikka Meningkat, Ketimpangan Ekonomi di Masyarakat Masih Terjadi

Kamis, 12 Maret 2026 - 11:06 WITA

Musrenbang 2027, Ketua DPRD Sikka Ingatkan Setiap Rupiah Harus Berdampak Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 11 Maret 2026 - 21:19 WITA

Buka Puasa Bersama, Pimpinan BRI Maumere Ajak Tingkatkan Toleransi Beragama

Senin, 9 Maret 2026 - 21:35 WITA

AHP Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Maumere

Senin, 9 Maret 2026 - 18:28 WITA

Kasus Pembunuhan di Rubit, Kuasa Hukum Keluarga Korban Dorong Penyidik Pakai Pasal Pembunuhan Berencana

Berita Terbaru

Timnas Iran

Nasional

Iran Mundur dari Piala Dunia 2026, Bagaimana Peluang Indonesia?

Jumat, 13 Mar 2026 - 00:07 WITA