Kasus Dugaan TPPO di Eltras Pub Maumere, Penyidik Periksa 13 Saksi, Hari Ini Gelar Perkara

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 23 Februari 2026 - 21:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 289 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno

Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno

Maumere-SuaraSikka.com: Penyidik Polres Sikka telah memeriksa 13 saksi dalam kasus dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Eltras Pub Maumere. Kasus tersebut  sudah pada tahapan penyidikan, dan Senin (23/2) hari ini, akan ada gelar perkara untuk penetapan tersangka.

Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno mengatakan pihaknya terus fokus menyelesaikan kasus tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sudah 13 saksi, hari ini gelar perkara, kami terus fokus,” jelas AKBP Bambang Supeno di sela-sela kedatangan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Kantor TRuK-F Maumere, Senin (23/2).

Hingga Senin (23/2) malam belum diketahui sejauh mana hasil gelar perkara kasus dugaan TPPO yang melibatkan pemilik Eltras Pub beserta 13 LC (Ladies Companion) yang bekerja di tempat hiburan malam tersebut. Media ini menangkap informasi penetapan tersangka dijadwalkan dalam waktu dekat.

Kapolres Sikka juga menyingggung keberadaan 13 LC yang disebut-sehut menjadi korban dalam kasus dugaan TPPO, yang siang tadi dijemput Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dari selter TRuK-F. Buat dia, kepulangan 13 LC ke kampung halaman mereka pada beberapa kabupaten di Jawa Barat, tidak menghalangi proses hukum yang sedang berjalan.

Pada bagian lain, Gubernur Jawa Barat mengatakan 12 LC yang dia jemput, telah menyatakan kesiapan untuk mengikuti proses perkara dugaan TPPO. Dia juga memastikan Pemprop Jawa Barat akan memberikan pendampingan hingga kasus ini selesai.

Berita Terkait

3 WNA dan 1 WNI Terseret Arus di Perairan Pangabatang Maumere, Ditemukan Selamat
Perpamsi Salurkan Rp 214 Juta untuk 5 Perusahaan Air Minum Terdampak Gempa Flores
PMKRI Maumere Pertanyakan Sisa Logistik Bencana dan Bantuan Presiden Rp 20 Miliar
Basarnas Tutup Operasi SAR Gempa Flores 7,7 Magnitudo
Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami
Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik
Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?
Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:00 WITA

Tanggapi Isu Daerah, Undana dan Pemkab Sikka Jajaki Kerja Sama Strategis Tahun 2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:04 WITA

Kabar Gembira! SMKS Yohanes XXIII Maumere Buka Jurusan Kecantikan dan SPA, Tenaga Didik Seorang Guru Muda Cantik

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:35 WITA

Femi Bapa Resmi Jadi Sekda Sikka

Berita Terbaru