


Maumere-SuaraSikka.com: Direktur Pengelolaan Logistik dan Peralatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Bambang Surya Putra memberikan penjelasan terkait penempatan Pos Pendamping Nasional di Bandara Frans Seda Maumere di Kabupaten Sikka, yang menjadi salah satu pusat pendistribusian bantuan logistik untuk wilayah terdampak gempa di Kabupaten Sikka dan Kabupaten Ende.
Penjelasan tersebut disampaikan Bambang Surya Putra saat meninjau proses pendistribusian bantuan logistik di Posko BPBD Kabupaten Sikka, Senin (17/8). Dalam kesempatan tersebut, dia didampingi Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Sikka Margaretha Movaldes Da Maga Bapa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bambang menjelaskan terdapat dua Pos Pendamping Nasional yang ditempatkan di kawasan bandara sebagai bagian dari strategi penanganan dan pendistribusian logistik bagi dua kabupaten terdampak, yakni Kabupaten Sikka dan Kabupaten Ende.
Menurutnya, keputusan menjadikan Maumere sebagai salah satu titik pendukung distribusi logistik didasarkan pada sejumlah pertimbangan teknis dan operasional, terutama terkait aksesibilitas, kondisi operasional bandara, serta kecepatan distribusi bantuan ke wilayah terdampak.
“Penempatan posko di Maumere ini ada pertimbangan teknis. Ada dua bandara lainnya yang secara teknis masih terkendala untuk pendaratan. Karena itu, Maumere menjadi salah satu titik yang dapat mendukung operasi sekaligus meng-cover kebutuhan distribusi untuk Kabupaten Sikka dan Kabupaten Ende,” jelas Bambang.
Selain faktor operasional penerbangan, akses transportasi darat juga menjadi pertimbangan penting. Maumere dinilai memiliki konektivitas jalan darat yang relatif mudah untuk mendukung mobilisasi bantuan menuju sejumlah wilayah terdampak.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












