“Kemarin kami distribusi serentak untuk 20 kecamatan, prosesnya berlangsung hingga sekitar pukul 03.00 Wita, dan pagi ini sampai sekarang masih terus berlanjut,” ujar Femi Bapa.
Bantuan logistik yang telah didistribusikan ke berbagai wilayah Kabupaten Sikka mencakup kebutuhan pangan, kebutuhan keluarga, perlengkapan pengungsian, hingga kebutuhan kesehatan dan sanitasi. Sejumlah bantuan yang telah disalurkan antara lain air mineral, beras, minyak goreng, mi instan, susu, gula, teh dan kopi, telur, roti, biskuit/wafer, makanan bayi, bahan makanan mentah, paket sembako, nasi kotak, pembalut, popok bayi, minyak angin, sabun, tikar, selimut, terpal, obat-obatan dan bahan kebutuhan lainnya.
Selain kebutuhan konsumsi, pemerintah juga mendistribusikan berbagai perlengkapan pendukung bagi masyarakat yang berada di lokasi pengungsian. Misalnya di Kecamatan Palue, Pos Komando mendistribusikan juga 5 unit tenda pengungsi ukuran 6x 2 meter, 146 tenda keluarga ukuran 4×4 meter beserta terpal tenda, 200 kasur lipat, 400 tikar, 400 selimut, 300 paket sembako, 100 kids ware, 10 unit genset, 100 hygiene kit, 5 water tank, 3 baterai light power, serta 2 charger light power.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tidak Ada Penumpukan Logistik
Margaretha Movaldes Da Maga Bapa menegaskan seluruh bantuan yang masuk terus diproses dan didistribusikan kepada masyarakat sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan.
“Kami pastikan tidak ada penumpukan logistik di Posko BPBD Kabupaten Sikka. Setiap bantuan yang masuk terus diproses untuk didistribusikan ke wilayah-wilayah yang membutuhkan,” tegas dia.
Pemerintah Kabupaten Sikka, kata dia, terus melakukan koordinasi antara Posko Komando Tanggap Darurat, BPBD, OPD, TNI-Polri, pemerintah kecamatan dan desa, serta unsur terkait lainnya agar pendistribusian bantuan dapat berlangsung cepat, tepat sasaran dan merata.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












