Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 3 September 2026 - 19:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 682 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Rapat Badan Anggaran DPRD Sikka, Kamis (3/9)

Suasana Rapat Badan Anggaran DPRD Sikka, Kamis (3/9)

Penjelasan Pelaksana Tugas Kadis PKO Sikka ini membuat kecewa Wakil Ketua DPRD Sikka Gorgonius Nago Bapa. Politisi Partai Golkar itu mempertanyakan sejauh mana peran pemerintah dalam mengatur biaya operasional sekolah.

“Peran pemerintah seperti apa? Mestinya pemerintah atur supaya ada keseragaman,” ujar dia kesal.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan Darius Evensius menyayangkan sikap lamban pemerintah daerah setempat yang tidak bisa mengatur secara baik dan tertib pembiayaan operasional di sekolah-sekolah. Bagi dia, dengan belum adanya regulasi, itu artinya pemerintah dengan tahu dan mau membiarkan terjadi pungutan berlangsung.

Bebaskan Uang Komite
Darius Evensius lalu mengusulkan agar DPRD Sikka merekomendasikan dua hal penting kepada pemerintah. Pertama, kata dia, yakni membebaskan uang komite sekolah. Desakan ini sehubungan dengan kondisi pasca gempa bumi tektonik yang dialami warga masyarakat Kabupaten Sikka.

Baca Juga :  Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

“Dengan kondisi gempa hari ini, upayakan untuk bebaskan dulu uang komite untuk SD dan SMP,” desak dia.

Politisi dari Kecamatan Nele ini juga berharap agar tahun depan sudah ada regulasi yang mengatur keseragaman pembayaran komite sekolah. Hemat dia, jika ada pungutan, harus mereferensi kepada Pergub Nomor 53 Tahun 2025, sehingga untuk SD dan SMP dia menganjurkan di bawah angka Rp 100.000.

Berita Terkait

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi
Tanggapi Isu Daerah, Undana dan Pemkab Sikka Jajaki Kerja Sama Strategis Tahun 2027
Kabar Gembira! SMKS Yohanes XXIII Maumere Buka Jurusan Kecantikan dan SPA, Tenaga Didik Seorang Guru Muda Cantik
Femi Bapa Resmi Jadi Sekda Sikka
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:00 WITA

Tanggapi Isu Daerah, Undana dan Pemkab Sikka Jajaki Kerja Sama Strategis Tahun 2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:04 WITA

Kabar Gembira! SMKS Yohanes XXIII Maumere Buka Jurusan Kecantikan dan SPA, Tenaga Didik Seorang Guru Muda Cantik

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:35 WITA

Femi Bapa Resmi Jadi Sekda Sikka

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:38 WITA

3 WNA dan 1 WNI Terseret Arus di Perairan Pangabatang Maumere, Ditemukan Selamat

Berita Terbaru