Jalan di Ndondo Putus, Pantura Flores Lumpuh Total

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 24 Januari 2019 - 00:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 83 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gelombang pasang setinggi 6 meter, menghempaskan badan jalan di Desa Ndondo Kecamatan Maurole Kabupaten Ende, Rabu (23/1)

Gelombang pasang setinggi 6 meter, menghempaskan badan jalan di Desa Ndondo Kecamatan Maurole Kabupaten Ende, Rabu (23/1)

Ende-SuaraSikka.com: Gelombang pasang akibat cuaca ekstrim, Rabu (23/1) petang tadi, mengakibatkan jalan di Desa Ndondo Kecamatan Maurole Kabupaten Ende Propinsi NTT putus. Kondisi ini membuat jalur transportasi pantai utara (pantura) di Pulau Flores sementara ini lumpuh total.

Bona Bheke, salah seorang pelintas jalan yang menggunakan kendaraan roda dua, mengatakan gelombang pasang setinggi 4 meter sampai 6 meter. Terjangan gelombang pasang meremukkan tembok penahan gelombang, dan terus mengikis badan jalan yang tidak jauh dari pinggir pantai.


Berita Terkait:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Situasi ini membuat kendaraan bermotor tidak berani melintasi jalur jalan yang rusak dan nyaris putus. Kendaraan bermotor pun antri sepanjang kurang lebih 1 kilometer, dan baru berani melintas setelah air laut surut. Informasi yang dihimpun media ini, antrian berlangsung selama kurang lebih 6 jam.

Jalur pantura Flores ini menghubungkan 8 kabupaten, yakni Flores Timur, Sikka, Ende, Nagakeo, Ngada, Manggarai Timur, Manggarai, dan Manggarai Barat. Praktis yang lazim menggunakan akses pantura yakni warga masyarakat Sikka, Ende, Nagakeo, dan Ngada.

Baca Juga :  Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Sebelum jalan di Ndondo, jalur pantura terlebih dahulu bermasalah dengan putusnya Jembatan Dagemage dan Jembatan Magerepu di Desa Kolisia Kecamatan Magepanda kabupaten Sikka. Sementara ini pemerintah setempat teleh mengupayakan jalan darurat.

Sejumlah warga berharap agar masalah jembatan di Kolisia dan jalan di Ndondo, segera mendapat perhatian serius dari Pemprop NTT. Persoalannya karena jalur pantura Flores merupakan nadi warga masyarakat di 4 kabupaten.*** (eny)

Berita Terkait

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:32 WITA

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Berita Terbaru