Belum Ada Satu Pun Pejabat Pemprop NTT Turun ke Kolisia

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 19 Januari 2019 - 14:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 28 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Akibat jalan putus, masyarakat terpaksa menyeberangi Kali Dagemage di Desa Kolisia Kecamatan Magepanda Kabupaten Sikka, Jumat (18/1)

Akibat jalan putus, masyarakat terpaksa menyeberangi Kali Dagemage di Desa Kolisia Kecamatan Magepanda Kabupaten Sikka, Jumat (18/1)

Maumere-SuaraSikka.com: Dua jembatan putus akibat banjir bandang, Kamis (17/1), di Desa Kolisia Kecamatan Magepanda Kabupaten Sikka Propinsi NTT. Jalur jalan di mana terdapat dua jembatan tersebut menjadi kewenangan Pemerintah Propinsi NTT. Namun pasca bencana, belum ada satu pun pejabat Pemprop NTT yang turun ke Kolisia.
Dua jembatan itu adalah Jembatan Dagemage dan Jembatan Magerepu, yang jaraknya hanya berkisar 100 meter. Jembatan Dagemage sebelumnya sudah mengalami masalah sejak Desember 2017. Dan itu pun tidak ada perhatian serius dari Pemprop NTT, terutama instansi teknis. Bahkan sejak Jembatan Dagemage putus dan kemudian dibangun jembatan darurat, instansi teknis Pemprov NTT sama sekali tidak kelihatan di lokasi bencana.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sikka Thomas Agustinus Lameng yang ditemui di Kolisia, Jumat (18/1), menjelaskan pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Dinas PU NTT. Menurut dia rencananya Tim Monev PU NTT baru akan turun pada minggu depan. Dia tidak menjelaskan kenapa lambannya perhatian Pemprov NTT terhadap masalah ini.

Berita Terkait:

Baca Juga :  Free Fire HUT Yapenthom Bikin Seru dan Tegang, Teriakan Booyah Menggelegar

Putusnya dua jembatan di Kolisia ini mengakibatkan jalur pantai utara (pantura) lumpuh total. Kendaraan roda empat dan selebihnya, praktis hanya bisa beroperasi hingga ujung jalan yang putus. Padahal jalur pantura ini menghubungkan 8 kabupaten di Pulau Flores, yakni Flores Timur, Sikka, Ende, Nagekeo, Ngada, Manggarai Timur, Manggarai, dan Manggarai Barat.
Sementara kendaraan roda dua masih bisa melewati jalan alternatif yang dibuka warga masyarakat setempat. Jalan alternatif ini melintasi Kali Dagemage, kurang lebih 100 meter ke arah utara dari lokasi Jembatan Dagemage. Itu pun jalan alternatif ini bisa difungsikan jika debit air tidak terlalu besar.
Boy, salah seorang warga Nangarasong Desa Kolisia menyesalkan sikap lamban Pemprop NTT yang tidak tanggap terhadap bencana yang sedang terjadi. Dia mengaku kecewa karena tidak ada perhatian serius dari Pemprop NTT sejak bencana banjir bandang yang berakibat kepada putusnya Jembatan Dagemage.
“Waktu Jembatan Dagemage sedang bermasalah, kan pernah Gubernur ke Maumere, Wakil Gubernur juga pernah datang. Tapi anehnya mereka tidak pernah datang lihat kondisi di sini. Sebagai pejabat mestinya mereka peka dengan kondisi yang terjadi,” kritik Boy.
Sejak Jumat (18/1) petang, Dinas PUPR Sikka tengah berupaya melakukan penanganan darurat di Jembatan Magerepu. Jembatan ini hanyut terbawa banjir bandang, yang mengakibatkan badan jalan pun putus terbelah jadi dua.
Sebuah alat berat dikerahkan untuk membuka jalan alternatif guna melancarkan kembali tranportasi melalui pantura. Rencananya Dinas PUPR akan membangun jembatan darurat dengan menggunakan gelagar. Pantauan media ini kemarin, beberapa batang gelagar yang panjangnya 12 meter sudah disiagakan di sekitar lokasi putusnya jalan.*** (eny)

Berita Terkait

Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin
All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin
Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta
Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi
Pulangkan Kota Kupang, Sumba Barat Loloskan Soe dan SBD
Dua Tim Ngada Takluk di Kaki Malaka, Kini Manu Meo Siap Gebuk BMP Flotim
Lolos ke Fase Gugur, Persami Maumere Belum Meyakinkan
Pergi dengan Tekad, Pulang Bawa Berkat, SMKS Yohanes XXIII Maumere di Tingkat Nasional

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:07 WITA

Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:43 WITA

All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:55 WITA

Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:57 WITA

Dua Tim Ngada Takluk di Kaki Malaka, Kini Manu Meo Siap Gebuk BMP Flotim

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:58 WITA

Lolos ke Fase Gugur, Persami Maumere Belum Meyakinkan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:04 WITA

Pergi dengan Tekad, Pulang Bawa Berkat, SMKS Yohanes XXIII Maumere di Tingkat Nasional

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:24 WITA

Kembali dari LKS Tingkat Nasional, Duta Prestasi SMKS Yohanes XXIII Maumere Dapat Beasiswa Pendidikan

Berita Terbaru

Ekspresi berbeda pemain Persami Maumere dan Perss Soe usai laga di Gelora Samador da Cunha Maumere, Senin (10/8)

Daerah

All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin

Senin, 10 Agu 2026 - 18:43 WITA

Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito melaunching Program NADI JKN, Selasa (4/8) di Jakarta

Nasional

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Sabtu, 8 Agu 2026 - 06:33 WITA