Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 193 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Unit Hemodialisis Kenny Darmawi Putra

Kepala Unit Hemodialisis Kenny Darmawi Putra

Maumere-SuaraSikka.com: Kabar gembira datang dari Unit Hemodialisis di Maumere Kabupaten Sikka. Pasien cuci darah sudah mulai dilayani. Pelayanan dibuka kembali setelah cairan dialisa tersedia.

Kepala Unit Hemodialisis Kenny Darmawi Putra memastikan pelayanan dibuka kembali sejak Senin (18/5) pukul 15.00 Wita setelah ekspedisi PT Citra Niaga mengantar cairan dialisa yang dikirim oleh vendor dari Jakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setelah stok ada, kami langsung buka pelayanan. Kami informasikan juga ke pasien, sehingga banyak pasien yang mulai dilayani,” jelas Dokter Kenny Darmawi Putra, Selasa (19/5).

Baca Juga :  Penempatan Pos Pendamping Nasional di Maumere, Percepat Distribusi Logistik untuk Wilayah Terdampak Gempa

Dokter Kenny Darmawi Putra menjelaskan vendor mengirim cairan dialisa dalam dua kloter. Untuk kloter pertama, kata dia, barangnya sudah tiba. Sedangkan untuk kloter kedua, akan dikirim kemudian. Dia mengaku belum tahu jadwal pengiriman, nanti akan dikomunikasikan dengan pihak vendor.

Menurut Dokter Kenny Darmawan Putra, stok cairan dialisa yang dikirim 2 kloter, diperkirakan bisa melayani kebutuhan 2,5 bulan ke depan. Lalu untuk mengantisipasi kasus yang sama setelah pelayanan 2,5 bulan tersebut, kata dia, kemungkinan dalam waktu 1-1,5 bulan ke depan vendor akan mengirim lagi kebutuhan cairan dialisa.

Baca Juga :  Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

“Kita harap semoga ke depan lancar terus, tidak terjadi lagi kekurangan-kekurangan karena memang memberatkan pasien, memberatkan kami juga tenaga medis di sini yang mau melayani pasien,” ujar dia.

Berita Terkait

Sikka Gencar Distribusi Logistik, Pastikan Tidak Ada Penumpukan Bantuan di Posko BPBD
Bupati Sikka Terbitkan Status Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi Tektonik
Penempatan Pos Pendamping Nasional di Maumere, Percepat Distribusi Logistik untuk Wilayah Terdampak Gempa
Paus Leo XIV Sampaikan Belasungkawa dan Solidaritas untuk Korban Gempa Flores
Palue Paling Fatal, 141 Rumah Rusak Berat
Gempa Hebat di Sikka, 4 Orang Meninggal Dunia
Pasca Gempa 7,7 M Melanda Flores, Kegiatan HUT RI di Maumere Dibatalkan
Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:39 WITA

Sikka Gencar Distribusi Logistik, Pastikan Tidak Ada Penumpukan Bantuan di Posko BPBD

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:00 WITA

Bupati Sikka Terbitkan Status Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi Tektonik

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:36 WITA

Penempatan Pos Pendamping Nasional di Maumere, Percepat Distribusi Logistik untuk Wilayah Terdampak Gempa

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:45 WITA

Paus Leo XIV Sampaikan Belasungkawa dan Solidaritas untuk Korban Gempa Flores

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:26 WITA

Palue Paling Fatal, 141 Rumah Rusak Berat

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:29 WITA

Pasca Gempa 7,7 M Melanda Flores, Kegiatan HUT RI di Maumere Dibatalkan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:07 WITA

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:40 WITA

Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia

Berita Terbaru

Sebuah rumah di Kecamatan Palue rusak parah akibat diguncang gempa bumi, Sabtu (15/8)

Bencana Alam

Palue Paling Fatal, 141 Rumah Rusak Berat

Selasa, 18 Agu 2026 - 08:26 WITA