Setelah 32 Tahun, Alumni 86 SMPK Frater Maumere Reuni Perdana

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 22 Agustus 2018 - 19:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 277 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Alumni 86 pose bersama mantan Kepala SMPK Frater Maumere Christo Kwaman Wahon di Krokowolon Beach, Sabtu (7/7)

Foto: Alumni 86 pose bersama mantan Kepala SMPK Frater Maumere Christo Kwaman Wahon di Krokowolon Beach, Sabtu (7/7)

Maumere – SuaraSikka.com: Kurang lebih 60 orang Alumni 86 SMPK Frater Maumere melaksanakan reuni selama 4 hari di Kota Maumere dan sekitarnya, Jumat-Senin (6-9/7). Reuni perdana ini dilaksanakan setelah 32 tahun mereka terpencar-pencar usai tamat dari sekolah itu pada tahun 1986 yang lalu.
Reuni perdana ini diawali misa syukur di Krokowolon Beach, 9-kilometer dari Kota Maumere. Misa syukur dengan tema Bersaudara Dalam Semangat Bunda Hati Kudus, dipimpin dua orang Imam yang juga merupakan Alumni 86 yakni Romo Daniel Dionisus yang bertugas di Medan, dan Romo Fransiskus Siku Jata yang bertugas di Ndona.
Mestinya masih ada dua Imam lagi yaitu Pater Agus Senda yang bertugas di Seminari Tinggi Santo Paulus Ledalero dan Pater Hubert Berry yang bertugas di Bangka Belitung, namun keduanya berhalangan hadir.
Suasana reuni berlangsung heboh dan meriah dengan spirit Together Forever. Puluhan Alumni 86 yang mengikuti reuni berdatangan dari berbagai penjuru di Indonesia, seperti dari Medan, Batam, Batu, Malang, Surabaya, Jakarta, Bali, Kupang, Labuan Bajo, Borong, Ende, Larantuka, Lembata, dan Maumere.
Usai perayaan ekaristi, tuan rumah di Maumere menggelar Welcome Drink, sebagai bentuk penyambutan kepada alumni yang datang dari berbagai tempat. Welcome Drink yang sederhana sambil menyanyikan Mars 86, memberikan kesan betapa kuatnya solidaritas dan soliditas Alumni 86 meskipun sudah 32 tahun tidak saling bertemu.
Pada hari kedua, Sabtu (7/7), Alumni 86 mengundang guru-guru purnatugas untuk silaturahmi dan mengenang kembali masa-masa sewaktu 3 tahun di SMPK Frater Maumere. Hadir saat itu dua orang guru yaitu mantan Kepala Sekolah Christo Kwaman Wahon dan Eugenius Paceli. Alumni 86 juga mengunjungi salah seorang mantan guru di Desa Tebuk yang sedang dalam kondisi sakit. Mereka jugha berkesempatan nyekar di makam guru-guru dan anggota Alumni 86 yang sudah lebih dulu meninggal.
Pada reuni perdana ini, Alumni 86 sempatkan diri mengunjungi Danau Tiga Warna Kelimutu, Minggu (8/7). Dari situ mereka pelesir ke Pantai Koka di Kecamatan Paga. Satu objek wisata, Patung Bunda Segala Bangsa Nilo terpaksa dilewatkan karena kendala teknis. Alumni 86 mengakhiri reuni hari ketiga dengan melepas lelah di Gading Beach sambil menikmati musik dari Maumere All Star.
Pada hari keempat, Senin (9/7), Alumni 86 mendatangi SMPK Frater Maumere. Di sekolah ini, Alumni 86 diterima Kepala SMPK Frater Maumere Frater Herman BHK, bersama sejumlah guru dan karyawan. Suasana nostalgik sangat terasa, apalagi bangunan sekolah ini pertama kali digunakan Alumni 86 untuk Ebtanas selama satu minggu. Silaturahmi bersama Kepala dan guru-guru SMPK Frater Maumere berlangsung di Aula Mardiwiyata. Mereka menutup seluruh rangkaian reuni dengan menyanyikan lagu Kemesraan yang dipopulerkan Iwan Fals.*** (eny)
Baca Juga :  Berhasil Tarik Tunggakan Rp 1,8 Miliar, BRI Maumere Kembali Perpanjang MoU dengan Kejaksaan Negeri Sikka

Berita Terkait

3 WNA dan 1 WNI Terseret Arus di Perairan Pangabatang Maumere, Ditemukan Selamat
Berhasil Tarik Tunggakan Rp 1,8 Miliar, BRI Maumere Kembali Perpanjang MoU dengan Kejaksaan Negeri Sikka
Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere Bakal Seru, 43 SMP Siap Berkompetisi
Tinggalkan Ego Sarjana, Gadis Muda Adonara Bangun Rumah Tenun Milenial, Tembus Mancanegara
Perpamsi Salurkan Rp 214 Juta untuk 5 Perusahaan Air Minum Terdampak Gempa Flores
SMKS Yohanes XXIII Maumere Gelar Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan Tingkat SMP di Sikka, Total Hadiah Rp 11,8 Juta
Abadikan Tokoh Pendidikan, Aula SMKS Yohanes XXIII Maumere Diberi Nama Aula Jeremias Pareira
PMKRI Maumere Pertanyakan Sisa Logistik Bencana dan Bantuan Presiden Rp 20 Miliar

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:38 WITA

3 WNA dan 1 WNI Terseret Arus di Perairan Pangabatang Maumere, Ditemukan Selamat

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:53 WITA

Berhasil Tarik Tunggakan Rp 1,8 Miliar, BRI Maumere Kembali Perpanjang MoU dengan Kejaksaan Negeri Sikka

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:10 WITA

Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere Bakal Seru, 43 SMP Siap Berkompetisi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:04 WITA

Tinggalkan Ego Sarjana, Gadis Muda Adonara Bangun Rumah Tenun Milenial, Tembus Mancanegara

Senin, 21 September 2026 - 10:21 WITA

SMKS Yohanes XXIII Maumere Gelar Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan Tingkat SMP di Sikka, Total Hadiah Rp 11,8 Juta

Kamis, 17 September 2026 - 19:48 WITA

Abadikan Tokoh Pendidikan, Aula SMKS Yohanes XXIII Maumere Diberi Nama Aula Jeremias Pareira

Senin, 14 September 2026 - 18:22 WITA

PMKRI Maumere Pertanyakan Sisa Logistik Bencana dan Bantuan Presiden Rp 20 Miliar

Minggu, 13 September 2026 - 11:55 WITA

Basarnas Tutup Operasi SAR Gempa Flores 7,7 Magnitudo

Berita Terbaru

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto memberikan keterangan pers

Nasional

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Jumat, 2 Okt 2026 - 23:58 WITA