Sikka Maju, Flori Ingatkan Miliki Daya Saing

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 22 Agustus 2018 - 19:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 12 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Penjabat Bupati Sikka Mekeng P. Florianus

Foto: Penjabat Bupati Sikka Mekeng P. Florianus

Maumere-SuaraSikka.com: Satu hari menjelang HUT Kemerdekaan RI ke-73, Penjabat Bupati Sikka Mekeng P. Florianus menyampaikan capaian pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2013-2018 di Gedung Sikka Convention Center (SCC), Kamis (16/8). Dia menyebut Kabupaten Sikka akan menjadi maju dan diperhitungkan daerah-daerah lain apabila memiliki daya saing.
Pidato Penjabat Bupati Sikka itu disampaikan di depan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta ratusan aparatur sipil negara. Tidak ada satu pun sesepuh dan mantan pejabat pemerintah setempat yang menghadiri kegiatan tersebut.
Salah satu penggerus daya saing, tegas Flori, yakni kinerja birokrasi. Dan ini menjadi tantangan para penyelenggara pemerintahan. Karena itu dia mangajak seluruh aparatur negara untuk bersama-sama membangun komitmen meningkatkan kinerja pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya yakni konsistensi memerangi korupsi, kolusi, dan nepotisme.
Selain itu, katanya, dalam menatap daya saing ke depan, aparatur negara harus mengantisipasi perubahan dunia yang sanagt cepat dan serba digital. Penyelenggara pemerintahan diminta untuk terus menignkatkan efisiensi, daya saing dengan terobosan digital dalam kerja birokrasi dan pelayanan masyarakat.
Mekeng Florianus mengatakan pemerintah setempat telah mengembangkan e-goverment yakni pemanfaatan teknologi informasi sebagai alat untuk menjalankan sistem pemerintahan. Sampai dengan tahun 2017, dia memastikan ada beberapa jenis layanan elektronik yang dikembangkan. Dia menyebut seperti sistem informasi manajemen keuangan daerah, sistem pelayanan informasi dan perizinan investasi, layanan pengadaan, sistem perencanaan pembangunan, serta sistem monitoring dan evaluasi.
“Namun harus kita akui bersama bahwa sistem e-goverment ini belum berjalan maksimal dan masih jauh dari harapan. Untuk itu ke depan perlu peningkatan dan pengembangan secara signifikan,” ungkap dia.
Mekeng Florianus menyampaikan capaian pelaksanaan RPJMD 2013-2018 yang difokuskan pada tujuh prioritas daerah, yakni peningkatan ketahanan pangan, peningkatan kualitas pendidikan, peningkatan derajat kesehatan, peningkatan pembangunan perekenomian daerah berbasis sektor unggulan, pengembangan infrastruktur sosial dan ekonomi, peningkatan perikehidupan sosial yang harmonis dan kesetaraan gender, serta peningkatan kualitas aparatur dan tata kelola birorasi.
Secara khusus, Mekeng Florianus menyampaikan terima kasih kepada Yoseph Ansar Rera dan Paolus Nong Susar, Bupati dan Wakil Bupati Sikka Periode 2013-2018, para penyelenggara pemerntahan, ASN, anggota DPRD Sikka, pimpinan TNI dan Polri serta seluruh elemen masyaralat. Semua pihak dengan caranya masing-masing telah memberikan kontribusi dalam mendukung terselenggaranya penyelenggaraan pemerintahan yang baik.
Pada saat yang sama, Penjabat Bupati Sikka juga menyerahkan piagam tanda dari Presiden RI kepada 74 aparatur sipil negara di Kabupaten Sikka yang telah mengabdi kerja selama 10 tahun, 20 tahun, dan 30 tahun.*** (vicky da gomez)
Baca Juga :  10 Kali Dapat Opini WTP, Bupati Sikka: Berkat Komitmen Eksekutif dan Legislatif

Berita Terkait

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri
Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut
Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak
Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka
Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan
Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta
Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:50 WITA

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:30 WITA

Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:51 WITA

10 Kali Dapat Opini WTP, Bupati Sikka: Berkat Komitmen Eksekutif dan Legislatif

Berita Terbaru

Daerah

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:50 WITA