Remigius Lihat Seorang Warga Tergantung di Menara Telkomsel

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 29 Agustus 2018 - 19:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 56 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: MD, yang gagal melakukan gantung diri sedang dirawat di Puskesmas Watubaing, Rabu (29/8)

Foto: MD, yang gagal melakukan gantung diri sedang dirawat di Puskesmas Watubaing, Rabu (29/8)

Maumere-SuaraSikka.com: Remigius Kediri, warga Watubaing Desa Talibura Kecamatan Talibura pada Rabu (29/8) sekitar pukul 10.00 Wita, sedang mencari kayu api di kebun, di belakang sebuah menara tower Telkomsel di Talibura. Tanpa sengaja dia mendongak ke atas tower, dan melihat seorang warga sedang tergantung. Berkat kesigapan warga dan polisi, upaya gantung diri ini akhirnya berhasil digagalkan.
Diketahui korban adalah seorang perempuan dengan inisial MD. Perempuan ini berusia 55 tahun, dengan alamat RT/RW 003/002 Desa Lewomada Kecamatan Talibura. Saat ini korban sedang dalam perawatan di Puskesmas Watubaing.
Kapolres Sikka Rickson PM Situmorang dalam keterangan pers menyebutkan diduga korban menderita gangguan jiwa. Menurut dia, sebelumnya korban juga sudah pernah melakukan percobaan gantung diri.
Dia pun menjelaskan kronologi percobaan gantung diri tersebut. Setelah melihat MD tergantung, Remigius langsung kembali ke rumah dan meminta seorang anggota polisi atas nama Abilio de Jesus menghubungi Pol Sub Sektor Talibura guna melaporkan kejadian tersebut.
Mendapat informasi ini, anggota Sub Sektor Talibura langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP). Di TKP, polisi melihat korban masih bergerak. Lalu polisi minta warga masyarakat yang ada di TKP untuk memanjat menara tower untuk mengecek kepastian kondisi korban. Setelah dicek, ternyata korban masih hidup.
Mengetahui korban masih hidup, Kepala Polisi Sub Sektor Talibura bersama warga kemudian segera memanjat tower. Mereka pun berhasil menurunkan korban dalam keadaan masih hidup. Setelah diturunkan, korban langsung dibawa ke Puskesmas Watubaing untuk mendapatkan pertolongan dan perawatan medis. Kapolsek Waigete Siprianus Raja yang menerima informasi tersebut langsung mendatangi Puskesmas Watubaing untuk melihat korban.
Rickson Situmorang mengucapkan terima kasih kepada warga yang telah bersama-sama aparat kepolisian berhasil menggagalkan upaya gantung.*** (eny)
Baca Juga :  Gempa Tektonik 4,9 SR Guncang Sikka, Tidak Ada Laporan Kerusakan

Berita Terkait

Jaksa di Sikka Intip Kegagalan Pembangunan Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo
Jika Ada Juknis Baru, Bupati Sikka Usulkan MBG Sasar Akun Palsu
Karolus Roger Evantino, Anak Ideologis Presiden Prabowo, Dirikan SPPG di Nangatobong
Gempa Tektonik 4,9 SR Guncang Sikka, Tidak Ada Laporan Kerusakan
Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo Rp 6,4 Miliar Mentok Fisik 56 Persen, Jaksa di Sikka Gagal Pendampingan
Gerakan PSN Massal Eliminir DBD dan Malaria, Vaksinasi Putuskan Rantai Rabies
Dinkes Sikka Lalai, Rp 4,3 Miliar Gagal Salur ke Daerah
Humerus Andreas Bakal Dilantik PAW DPRD Sikka, Masih Tunggu SK Gubernur NTT

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:25 WITA

Jaksa di Sikka Intip Kegagalan Pembangunan Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:28 WITA

Jika Ada Juknis Baru, Bupati Sikka Usulkan MBG Sasar Akun Palsu

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:30 WITA

Karolus Roger Evantino, Anak Ideologis Presiden Prabowo, Dirikan SPPG di Nangatobong

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:48 WITA

Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo Rp 6,4 Miliar Mentok Fisik 56 Persen, Jaksa di Sikka Gagal Pendampingan

Kamis, 15 Januari 2026 - 10:48 WITA

Gerakan PSN Massal Eliminir DBD dan Malaria, Vaksinasi Putuskan Rantai Rabies

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:47 WITA

Dinkes Sikka Lalai, Rp 4,3 Miliar Gagal Salur ke Daerah

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:32 WITA

Humerus Andreas Bakal Dilantik PAW DPRD Sikka, Masih Tunggu SK Gubernur NTT

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:21 WITA

Sedih! Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo Rp 6,4 Miliar, Fisik Hanya 59 Persen

Berita Terbaru