Komunitas Jeep Maumere Support Maumere Ramah Lingkungan

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 12 Oktober 2018 - 15:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 30 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komunitas Jeep Maumere sedang bertatap muka dengan Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo di Lantai 2 Kantor Bupati Sikka Jalan Ahmad Yani, Jumat (2/10)

Anggota Komunitas Jeep Maumere sedang bertatap muka dengan Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo di Lantai 2 Kantor Bupati Sikka Jalan Ahmad Yani, Jumat (2/10)

Maumere-SuaraSikka.com: Sebanyak 10 anggota Komunitas Jeep Maumere (KJM), Jumat (12/10) siang, menemui Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo alias Robby Idong. Mereka memberikan dukungan dan support untuk menjadikan Maumere sebagai kota yang ramah lingkungan.
Pertemuan antara KJM dengan Robby Idong berlangsung dalam suasana santai di ruang kerja Bupati Sikka. Hadir saat itu Ketua Harian KJM Jefri Donald bersama anggota seperti Abi Parera, Christianus Aryanto atau Ari Mawar, Yohanec Chandra, Alfons Tjin, Sem Nakmofa, Felki da Silva, Dwieka Trimulya, dan Alexander Gin. Sementara Robby idong sendiri merupakan anggota KJM.
Jefri Donald selaku Ketua KJM mengapresiasi gebrakan yang dilakukan Robby Idong terkait Maumere bebas sampah. KJM berpendapat gebrakan ini perlu mendapat dukungan dari semua pihak termasuk KJM sebagai wadah otomotif berkumpulnya penyuka kendaraan bermotor jenis jeep.
Dia mengatakan KJM memiliki banyak ide dan gagasan yang sejalan dengan gebrakan Maumere ramah lingkungan. Karena itu KJM merasa penting bertemu Bupati Sikka untuk menyampaikan ide dan gagasan yang dimaksudkan.
Abi Parera menyinggung soal kondisi Kalimati yang selama ini tekesan masih sangat jorok. Sekretaris Camat Alok yang kini menjadi Pelaksana Tugas Lurah Kabor itu memandang perlu dilakukan normalisasi kalimati, dilengkapi penerangan secukupnya.
Baru-baru ini KJM melakukan pembersihan sampah yang menumpuk bertahun-tahun di bagian utara kalimati. KJM bertekad terus melakukan pembersihan sepanjang kalimati. Meski demikian KJM perlu berkoordinasi lebih jauh dengan instansi pemerintahan kelurahan, kecamatan, sampai ke dinas-dinas terkait.
Alexander Gin menggagas renovasi Lapangan Umum Kota Baru menjadi daerah semacam alun-alun, sebagaimana terdapat di kota-kota besar. Alun-alun tersebut bisa berfungsi untuk banyak hal yang dapat mengakomodir kepentingan hiburan, jasa, olah raga serta aktifitas publik lainnya yang bersifat positip.
Pemilik Sirkuit Wairita ini juga mengatakan KJM berencana membuat zona sekolah pada pada beberapa ruas jalan, khususnya pada titik-titik yang tingkat mobilitas anak sekolah sangat tinggi. Misalnya di Jalan Ahmad Yani depan Biara SSpS, yang sering rawan kecelakaan lalulintas. Juga di depan SMUN 2 Maumere, di depan SMA dan SMK Santo Gabriel Maumere, dan beberapa ruas jalan lainnya.
Robby Idong menyampaikan terima kasih atas pelbagai ide dan gagasan KJM. Dia berharap KJM tidak saja menyampaikan ide dan gagasan, tetapi juga langsung terlibat di dalamnya. Karena itu Robby Idong mempersilakan KJM mengaktualisasikan ide dan gagasan dalam bentuk proposal, sehingga bisa menjadi salah satu indikator bagi pemerintah untuk mempertimbangkannya.
“Silakan bikin proposal, sampaikan ke saya. Nanti saya pelajari. Tentu saya juga harus koordinasi dengan dinas-dinas teknis,” ujar Robby Idong.
Pertemuan itu berlangsung kurang lebih 1 jam. Jefri Donald selaku Ketua Harian KJM berjanji akan memasukkan proposalnya secepatnya. Dia berharap kolaborasi antara KJM dengan pemerintah dapat berlangsung secara positip dalam rangka menciptakan Maumere sebagai kota yang ramah lingkungan, bebas dari sampah dan kekumuhan, serta memberikan jaminan sebagai sebuah kota yang sehat, bersahabat, dan beradab.*** (eny)
Baca Juga :  Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Berita Terkait

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal
Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:22 WITA

Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:33 WITA

Festival Sepak Bola Pelajar Sukses Meniti Prestasi, Bupati Sikka Beri Apresiasi

Berita Terbaru