Meningkat Drastis, 48 Sampel Otak Anjing Positip Rabies

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 13 Oktober 2018 - 09:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 95 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Maumere-SuaraSikka.com: Penyakit rabies atau anjing gila makin mengancam kehidupan masyarakat di Kabupaten Sikka. Indikasinya bisa dilihat dari peningkatan drastis sampel otak anjing yang dinyatakan positip rabies. Hingga September 2018, sudah 48 sampel otak anjing yang positip rabies.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sikka Hengki Sali yang ditemui di Sikka Covention Center, kamis (11/10), menjelaskan gigitan anjing kini sudah mencapai 1.100 kasus, tersebar pada sejumlah kecamatan. Dinas Pertanian melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan sudah mengirim 101 sampel anjing ke laboratorium di Denpasar.
Data ini menunjukan terjadinya peningkatan yang drastis dan cukup menguatirkan, jika dibandingkan dengan Agustus 2018. Saat itu hanya 68 sampel otak anjing yang dikirim ke laboratorium, dan 29 yang dinyatakan positip rabies. Artinya dalam waktu satu bulan saja, ada tambahan 33 sampel otak anjing yang dikirim ke laboratorium, dan tambahan 19 sampel yang positip rabies.

Berita Terkait:

Baca Juga :  49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Kenaikan yang drastis ini juga kian mencemaskan jika dibandingkan dengan kondisi dua tahun terakhir. Pada tahun 2016, sebanyak 11 sampel otak anjing yang dikirim ke laboratorium, dan hanya 1 yang dinyatakan positip. Lalu pada tahun 2017, sebanyak 28 sampel otak anjing yang dikirim ke laboratorium, dan 11 yang dinyatakan positip rabies.

Hengki Sali menambahkan untuk tahun 2018 Dinas Pertanian mendapatkan bantuan 33.000 dosis dari pemerintah pusat. Setelah kasus kematian seorang anak di Baomekot Kecamatan Hewokloang, pemerintah pusat menambahkan lagi 13.000 dosis.
Dinas Pertanian melalui petugas kesehatan hewan dan vaksinator terus gencar melakukan vaksinasi terhadap anjing. Setidaknya sudah 25.364 ekor anjing yang sudah diberi  vaksin. Masih tersisa 20.000 dosis, dan pemerintah terus berupaya memberikan vaksinasi.
Sementara itu pada tempat terpisah, Camat Kangae Marthen Luther Adji sedang serius berperang melawan rabies. Kecamatan Kangae tercacat sebagai rekor paling tinggi jumlah sampel otak anjing yang dinyatakan positip rabies. Kondisi ini membut dia geram, dan bertekad melakukan vaksinasi anjing secara total.
Menurut rencana, mulai Senin (15/10) Camat Kangae bersama pimpinan wilayah kecamatan, kepala desa, badan perwakilan desa, tokoh-tokoh masyarakat, dan warga mayarakat mulai melakukan vaksinasi total. Mereka akan mengelilingi 9 desa, menemui para pemilik anjing, dan melakukan vaksinasi. Marhen Luther Adji berharap ada koordinasi dan kerja sama yang baik dari seluruh pemilik anjing, sehingga aksi vaksinasi total ini dapat berlangsung dengan baik dan sukses.*** (eny)

Berita Terkait

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:32 WITA

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Berita Terbaru