Wow! 582 Orang di Sikka Alami Masalah Kejiwaan
Dibaca 25 kali
Pater Alfonsus Oles, MI
Maumere-SuaraSikka.com: Warga masyarakat Kabupaten Sikka yang mengalami masalah kejiwaan masih terlalu banyak. Data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka menyebutkan terdapat 582 orang dengan masalah kejiwaan (ODMK) tersebar pada seluruh wilayah, terdiri dari 327 laki-laki dan 255 perempuan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka Maria Bernadina Sada Nenu dalam Seminar dan Sosialisasi Masalah Kesehatan Jiwa, Rabu (7/11), menjelaskan 582 ODMK itu kini terus mendapatkan pelayanan kesehatan. Sementara itu ada juga hasil penjaringan di 25 Puskesmas untuk tahun 2017 sampai tahun 2018, di mana menyebutkan terdapat 612 ODMK.
Dari data ini terungkap orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang dalam kondisi terpasung sebanyak 49 orang. Lalu yang sudah bebas pasung sebanyak 29 orang. Dari 29 orang tersebut, 11 orang bebas pasung tanpa pembuatan rumah khusus karena tinggal bersama keluarga, dan 18 orang mendapat bantuan rumah bebas pasung dari Ordo Camillus.
Wakil Bupati Sikka Romanus Woga menyambut baik terselenggaranya seminar ini. Dia mengajak seluruh komponen masyarakat untuk melalukan sesuatu yang bermakna bagi ODMK dan ODGJ. Dia beralasan karena penanganannya membutuhkan perhatian serius dari berbagai elemen secara kontinue dan fokus. Secara khusus dia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang yang atas usaha dan upaya selama ini telah memberikan perhatian khusus kepada ODMK dan ODGJ
Seminar dan Sosialisasi ini menghadirkan dua orang rohaniwan sebagai nara sumber yakni Pater Avent Saur, SVD dan Pater Alfonsus Oles, MI. Kedua rohaniwan ini, dalam kesibukan tugas, ternyata juga memberikan perhatian serius kepada ODMK dan ODGJ.
Pater Avent Saur melalui Kelompok Kasih Insania (KKI) kini sedang melayani kurang lebih 3.000 ODGJ di Propinsi NTT. Di antaranya itu terdapat sekitar 2.000 ODGJ yang berada di wilayah Flores dan lembata.
Sementara itu Pater Alfonsus Oles melalui Ordo Camillus menaruh perhatian serius kepada orang sakit, karena sesuai dengan spirit dari ordo itu. Mereka sudah membangun 18 rumah kecil bagi ODGJ, termasuk memberikan pelayanan kesehatan dan obat-obatan.*** (eny)