Bau Bangkai Mayat Tercium dari Balik Pohon Gamal

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 11 November 2018 - 10:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 24 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi dan warga masyarakat sedang memasukkan jasad Sergius Angga  ke dalam kantong jenazah, Sabtu (10/11), di Dusun Bidara Desa Sikka Kecamatan Lela

Polisi dan warga masyarakat sedang memasukkan jasad Sergius Angga ke dalam kantong jenazah, Sabtu (10/11), di Dusun Bidara Desa Sikka Kecamatan Lela

Maumere-SuaraSikka.com: Sergius Angga, warga Dusun Sikka Desa Sikka Kecamatan Lela hilang sejak Rabu (7/11). Warga di kampung yang mencari laki-laki berusia 70 tahun ini, mencium bau bangkai di balik pohon gamal milik Maryanus Maryanto. Ternyata Sergius Angga sudah dalam keadaan membujur kaku.
Kapolres Sikka AKBP Rickson PM Situmorang melalui rilis Minggu (11/11) pagi tadi menyebutkan warga menemukan mayat pada Sabtu (10/11) sekitar pukul 14.00 Wita. Saat itu Abdon Titi, Wilfridus Aurelius dan Yoseph Yance, warga Dusun Bidara, sedang mencari Sergius Angga yang sudah menghilang selama tiga hari.
Dalam perjalanan mencari keluarga yang hilang, Abdon Titi seperti mencium bau bangkai. Keetiganya berusaha mencari sumber bau bangkai. Namun ketiganya terhalang akibat kondisi lokasi yang berbukit.
“Saksi Abdon Titi kemudian memanjat pohon kelapa. Dia melihat seperti ada orang yang tertidur di balik pohon gamal. Lalu dia memberitahu dua saksi lain. Kemudian tiga saksi ini berteriak panggil warga Dusun Bidara untuk ajak ke lokasi. Mereka temukan mayat di situ,” jelas Rickson Situmorang.
Rickson Situmorang menambahkan tidak lama kemudian datang seseorang bernama Mo’at Sepe yang memastikan bahwa jasad yang ditemukan itu bernama Sergius Angga. Mo’at Sepe kemudian meminta ketiga saksi terebut untuk menyampaikan informasi ini kepada keluarga dan melaporkan kejadian tersebut ke Kantor Polsek Lela.
Polisi yang menerima laporan saksi, langsung menuju tempat kejadian perkara dan melakukan olah TKP. Tidak jauh dari lokasi ditemukan mayat, polisi menemukan barang-barang seperti parang, tas, dan topi. Diperkirakan barang-barang tersebut adalah milik korban.
Menurut Rickson Situmorang polisi juga menggali keterangan dari saksi-saksi tentang kondisi korban pada saat ditemukan. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi pun menghubungi tim medis Puskesmas Nanga untuk memeriksa jasad korban.
Dari keluarga yang dimintai keterangan, diketahui korban mengalami riwayat penyakit prostat. Keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah, dan menolak untuk dilakukan otopsi.*** (eny)
Baca Juga :  Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Berita Terkait

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal
Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:22 WITA

Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:33 WITA

Festival Sepak Bola Pelajar Sukses Meniti Prestasi, Bupati Sikka Beri Apresiasi

Berita Terbaru