Kenal Melalui Facebook, Gadis 14 Tahun Hilang Perawan

0
683
Kenal Melalui Facebook, Gadis 14 Tahun Hilang Perawan
Ilustrasi
Maumere-SuaraSikka.com: Berkenalan dengan orang yang tidak dikenal melalui media sosial harus hati-hati dan selektif. Pengalaman MFA setidaknya bisa jadi referensi. Keperawanan gadis 14 tahun ini hilang direnggut seorang laki-laki berinitial IND, yang dia kenal melalui facebook.
Ditemui di SPKT Polres Sikka, Rabu (21/11) siang, MFA yang masih lugu itu tampak duduk ketakutan di samping ibunya. Hari itu, ibu korban, EA mendampingi MFA melaporkan kasus pencabulan yang dilakukan MFA.
Awalnya EA, warga Dusun Poma Desa Takaplager Kecamatan Nita melaporkan persoalan ini ke Lembaga Pemangku Adat setempat. Namun karena pertimbangan lain, pemangku adat menyarankan untuk melapor ke Polsek Nita. Dari Polsek Nita disarankan lapor ke Polsek Alok, hingga kemudian disarankan untuk langsung ke Polres Sikka.
EA menceritakan bahwa anaknya MFA adalah Kelas 1 sebuah sekolah  menengah pertama di Kecamatan Nita. MFA sudah berkenalan lama dengan IND melalui facebook. Seperti bagaimana hubungan MFA dan IND, ibu ini mengaku tidak mengetahuinya secara pasti. EA baru sadar ketika anaknya hilang sejak Senin (19/11) dan baru kembali pada Rabu (21/11) pagi tadi.
Menurut keterangan EA, pada Senin (19/11), MFA meminta izin menemui seorang pastor. Setelah itu dia ditelepon IND, yang mengajaknya jalan-jalan. Lalu keduanya janjian bertemu di pertigaan menuju Nilo. Setelah bertemu, IND dan EA kemudian sempat ke tempat pesta, yang dekat dengan rumah IND. Usai pulang pesta IND mengajak MFA ke rumahnya.
“Dia bawa anak saya tidur di rumahnya. Lalu malam itu dia paksa anak saya untuk melakukan hubungan badan seperti suami isteri,” cerita EA.
Karena MFA tidak kunjung pulang, keesokan harinya keluarga pun langsung mencari. Dari informasi masyarakat, diketahui MFA sedang bersama IND di rumah laki-laki itu. Pada Selasa (20/11) malam, saudara laki-laki MFA mendatangi rumah IND. Mengetahui ada yang datang mencari MFA, IND pun langsung kabur MFA dengan sepeda motor.
“Anak laki-laki saya minta nomor handphone IND dari tetangga, lalu telepon dia. Pesannya kalau tidak segera antar pulang MFA, maka kami akan lapor polisi,” cerita lanjut EA.
Kuatir dilaporkan ke polisi, akhirnya IND mengantar pulang MFA pada Rabu (21/11) pagi. IND sendiri akhirnya dibekuk polisi, dan kini sedang meringkuk di tahanan Polsek Nita untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Usai memberikan laporan ke polisi, MFA didampingi ibunya langsung diantar ke rumah sakit untuk melakukan visum. Belum ada pendampingan secara psikologis kepada perempuan yang masih remaja ini.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini