




Maumere-SuaraSikka.com: Puluhan pedagang Pasar Alok di Maumere Kabupaten Sikka, mengamuk di Kantor DPRD Sikka, Kamis (11/6). Mereka melakukan protes gara-gara penertiban brutal oleh SatPol PP Kabupaten Sikka dan petugas pasar di pasar rakyat itu.
“Hancur semua kami punya barang, terpal dirobek, bahkan meja tempat dagangan diinjak-injak,” kecam Yasintha Siti Parera, seorang pedagang Pasar Alok.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Para pedagang berteriak hiateris meminta waktu untuk bertemu Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago. Saat itu Bupati Sikka sedang berada di DPRD Sikka dalam rangka mengikuti Rapat Paripurna dengan agenda Keterangan Pemerintah terhadap Pemandangan Umum Fraksi atas Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025.

Aksi spontan para pedagang Pasar Alok ini sempat menarik perhatian banyak ASN yang sedang berada di Gedung DPRD Sikka. Meski terus menerus menuntut bertemu Bupati Sikka, namun mereka belum diberikan kesempatan bertemu karena Bupati Sikka sedang mengikuti rapat paripurna.
Yasintha Siti Parera menyesalkan tindakan penertiban dengan cara-cara yang tidak manusiawi. Bagi dia, tindakan tersebut sangat kejam karena menginjak-injak harkat dan martabat pedagang.
“Saya sempat tanya surat perintah penertiban, lalu mereka bilang Bupati yang suruh? Tapi tidak tunjuk surat dari Bupati. Masa Bupati perintahkan injak-injak kami punya dagangan? Karena itu kami mau tanya Bupati, benar tidak dia suruh injak-injak dagangan kami,” ujar dia kesal.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












