Hujan Deras di Kota Maumere, Sampah Berserakan di Jalan

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 1 Januari 2019 - 14:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 121 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampah berserakan di ruas Jalan Nong Meak Kelurahan Kabor Maumere Kabupaten Sikka, Selasa (1/1), akibat hujan deras selama dua hari terakhir

Sampah berserakan di ruas Jalan Nong Meak Kelurahan Kabor Maumere Kabupaten Sikka, Selasa (1/1), akibat hujan deras selama dua hari terakhir

Maumere-SuaraSikka.com: Hujan deras mengguyur Kota Maumere Kabupaten Sikka Propinsi NTT sejak Senin (31/12) hingga Selasa (1/1/), hari pertama di tahun 2019. Kondisi ini mengakibatkan sampah beragam jenis berserakan ke jalan di sejumlah titik di Kota Maumere.
Seperti yang terlihat di ruas Jalan Nong Meak Kelurahan Kabor Kecamatan Alok, sampah-sampah berserakan sejak dari eks Kantor Bank NTT hingga ke jalan samping lokasi doa Patung Kristus Raja. Beragam jenis sampah berserakan, seperti bekas gelas/botol air mineral, plastik, bungkusan makan ringan, bahkan bongkahan tanah.
Sampai dengan pukul 13.55 Wita, sampah-sampah tersebut dibiarkan berserakan. Tidak tampak inisiatif masyarakat atau pun petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sikka untuk membersihkan sampah dari jalanan.
Kondisi ini memperburuk pemandangan dan estetika di Kota Maumere. Para pelintas jalan tampak sangat hat-hati ketika melintas di ruas jalan ini. Malah ada kendaraan bermotor yang mengambil alternatif ruas jalan lain untuk menghindari melintas pada sampah-sampah.
Selebihnya ini juga menjadi tantangan tersendiri bagi Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo atau Robby Idong yang sedang gencar menggerakkan kebersihan. Kabupaten Sikka bebas sampah yang dicanangkan selama 100 hari kerja sejak dilantik pada 20 September 2018, rupanya harus terus menjadi perhatian bersama seluruh masyarakat di daerah ini.*** (eny)
Baca Juga :  Festival Sepak Bola Pelajar Sukses Meniti Prestasi, Bupati Sikka Beri Apresiasi

Berita Terkait

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal
Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:22 WITA

Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:33 WITA

Festival Sepak Bola Pelajar Sukses Meniti Prestasi, Bupati Sikka Beri Apresiasi

Berita Terbaru