KSOP Maumere Imbau Tunda Berlayar Hingga Cuaca Normal
Dibaca 129 kali
Pelaksana Harian KSOP Maumere Halim Eko
Maumere-SuaraSikka.com: Cuaca ekstrim dalam beberapa hari terakhir, mengakibatkan banyak masalah di perairan Indonesia. Sementara itu masih ada saja kapal motor laut yang nekad berlayar. Pelaksana Harian Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Maumere Halim Eko menegaskan pihaknya sudah mengeluarkan imbauan untuk melakukan penundaan pelayaran hingga cuaca normal kembali.
Dia mengatakan seluruh KSOP mendapatkan instruksi dari pusat berupa maklumat pelayaran agar mewaspadai bahaya cuaca ekstrim dalam 7 hari ke depan. Instruksi itu diterima pada Senin (21/1) lalu. Menindaklanjuti instruksi tersebut KSOP Maumere juga mengeluarkan surat imbauan yang ditujukan kepada perusahaan pelayaran dan pengguna jasa laut.
“Kami sudah terbitkan surat imbauan untuk menunda pelayaran hingga cuaca normal kembali. Imbauan ini berlaku selama satu minggu ke depan, sampai Sabtu ini. Kalau cuaca belum normal, kita akan keluarkan surat imbauan baru untuk satu minggu lagi,” ujar Halim Eko di ruang kerjanya, Kamis (24/1).
Sejak terbitnya surat imbauan itu, lanjut Halim Eko, belum ada perusahaan pelayaran atau pemilik kapal-kapal motor tradisionil yang mengajukan permohonan berlayar. Kalau pun ada, kata dia, pihaknya tidak akan menerbitkan izin pelayaran.
“Buat kami, dengan cuaca ekstrim seperti ini, lebih baik mencegah dari awal, dari pada nanti terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. Syukurlah, tidak ada yang berlayar, terutama kapal-kapal motor antarpulau,” tambah dia.
Halim Eko menambahkan pihaknya juga berkoordinasi dan terus melakukan komunikasi rutin dengan BMKG Maumere. Dari BMKG Maumere diperoleh informasi cuca ekstrim akan terjadi selama satu minggu ke depan. Menurut dia, biasanya prediksi dari BMKG selalu tidak meleset.
Sementara ini ada satu buah kapal perintis bernama KM Sabuk Nusantara yang parkir saja di Dermaga Laurensius Say. Sabuk Nusantara tiba Selasa (22/1) dari Pelabuhan Makasar, dan memilih tidak melakukan pelayaran kembali ke Pelabuhan Makasar, hingga cuaca normal.*** (eny)