KSOP Maumere Imbau Tunda Berlayar Hingga Cuaca Normal

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 24 Januari 2019 - 19:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 129 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksana Harian KSOP Maumere Halim Eko

Pelaksana Harian KSOP Maumere Halim Eko

Maumere-SuaraSikka.com: Cuaca ekstrim dalam beberapa hari terakhir, mengakibatkan banyak masalah di perairan Indonesia. Sementara itu masih ada saja kapal motor laut yang nekad berlayar. Pelaksana Harian Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Maumere Halim Eko menegaskan pihaknya sudah mengeluarkan imbauan untuk melakukan penundaan pelayaran hingga cuaca normal kembali.
Dia mengatakan seluruh KSOP mendapatkan instruksi dari pusat berupa maklumat pelayaran agar mewaspadai bahaya cuaca ekstrim dalam 7 hari ke depan. Instruksi itu diterima pada Senin (21/1) lalu. Menindaklanjuti instruksi tersebut KSOP Maumere juga mengeluarkan surat imbauan yang ditujukan kepada perusahaan pelayaran dan pengguna jasa laut.
“Kami sudah terbitkan surat imbauan untuk menunda pelayaran hingga cuaca normal kembali. Imbauan ini berlaku selama satu minggu ke depan, sampai Sabtu ini. Kalau cuaca belum normal, kita akan keluarkan surat imbauan baru untuk satu minggu lagi,” ujar Halim Eko di ruang kerjanya, Kamis (24/1).
Sejak terbitnya surat imbauan itu, lanjut Halim Eko, belum ada perusahaan pelayaran atau pemilik kapal-kapal motor tradisionil yang mengajukan permohonan berlayar. Kalau pun ada, kata dia, pihaknya tidak akan menerbitkan izin pelayaran.
“Buat kami, dengan cuaca ekstrim seperti ini, lebih baik mencegah dari awal, dari pada nanti terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. Syukurlah, tidak ada yang berlayar, terutama kapal-kapal motor antarpulau,” tambah dia.
Halim Eko menambahkan pihaknya juga berkoordinasi dan terus melakukan komunikasi rutin dengan BMKG Maumere. Dari BMKG Maumere diperoleh informasi cuca ekstrim akan terjadi selama satu minggu ke depan. Menurut dia, biasanya prediksi dari BMKG selalu tidak meleset.
Sementara ini ada satu buah kapal perintis bernama KM Sabuk Nusantara yang parkir saja di Dermaga Laurensius Say. Sabuk Nusantara tiba Selasa (22/1) dari Pelabuhan Makasar, dan memilih tidak melakukan pelayaran kembali ke Pelabuhan Makasar, hingga cuaca normal.*** (eny)
Baca Juga :  Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan

Berita Terkait

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Bandara Frans Seda Maumere Ditutup Sementara
Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri
Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut
Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak
Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka
Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan
Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:03 WITA

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Bandara Frans Seda Maumere Ditutup Sementara

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:50 WITA

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:31 WITA

Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Berita Terbaru

Daerah

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:50 WITA