Pasien DBD Meningkat, Rumah Sakit Kekurangan Tempat Tidur

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 31 Januari 2019 - 09:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 120 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokter spesialis anak Mario Nara sedang memeriksa kesehatan seorang pasien DBD di Ruang Melati RSUD TC Hillers Maumere, Senin (28/1)

Dokter spesialis anak Mario Nara sedang memeriksa kesehatan seorang pasien DBD di Ruang Melati RSUD TC Hillers Maumere, Senin (28/1)

Maumere-SuaraSikka.com: Ruangan Melati di RSUD TC Hillers Maumere penuh sesak dengan pasien anak. Anak-anak ini terserang berbagai macam penyakit, di antaranya demam berdarah dengue (DBD). Jumlah pasien DBD meningkat. Bahkan ada yang terpaksa dirawat di ruangan orang dewasa, akibat kekurangan fasilitas tempat tidur.
Sampai akhir Januari 2019, tercacat 42 kasus DBD yang menyerang warga Kabupaten Sikka. Di antaranya terdapat 16 anak yang sedang dirawat intensif di RSUD TC Hillers Maumere. Pasien DBD ini ditangani dokter spesialis anak Mario Nara.
Meningkatnya jumlah pasien DBD dalam kurun waktu 1 bulan ini, terkait erat dengan cuaca ekstrim yang menimpa Kabupaten Sikka dua bulan terkahir ini. Hujan deras mengakibatkan material yang berisikan sampah dan kotoran meluap dan tercecer. Dan ini yang menjadikan sarang nyamuk sebagai pemicu berbagai penyakit termasuk DBD.

Berita Terkait:

Baca Juga :  Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Dokter Mario Nara yang dihubungi saat sedang melakukan visit menjelaskan peningkatan jumlah pasien anak dengan DBD terjadi sepekan pada satu mingg terakhir. Pada umumnya pasien DBD mengalami kekurangan cairan dalam tubuh. Dia memperkirakan persoalan ini berdamapk dari cuaca ekstrim dan pola hidup sehat lingkungan.
“Cuaca buruk, sampah di mana-mana. Nah ini kalau kita lengah, maka banyak sekali sarang nyamuk di sekitar kita. Lingkungan jadi tidak sehat, sehingga mudah terseang penyakit,” ujar Mario Nara.
Pantauan media ini di Ruang Melati, Senin (28/1), semua tempat tidur di ruangan anak ditempati pasien. Hampir tidak ada tempat tidur yang kosong. Beberapa pasien anak terpaksa dirawat di ruang orang dewasa. Hal ini untuk menjaga kenyamanan, dari pada mereka ditempati di lorong-lorong ruangan.
Alfonsus Mario, seorang bocah berusia 7 tahun lebih, satu di antara 16 pasien yang terseang DBD. Sudah satu minggu bocah ini dirawat di Ruang Melati. Dia dilarikan ke rumah sakit setelah sebelumnya mengalami panas tinggi. Kondisinya sangat lemah akibat kekurangan cairan dalam tubuh.
Meskipun terjadi peningkatan jumlah kasus DBD, pemerintah setempat belum menetapkan hal ini sebagai kejadian luar biasa. Pemkab Sikka melalui Dinas Kesehatan telah mengambil langkah-langkah taktis untuk mengantispasi makin bertambahnya jumlah DBD.
Untuk mengantisipasi peningkatan kasus DBD di Kabupaten Sikka, Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka telah melakukan langkah-langkah taktis strategis. Antara lain yakni Bupati Sikka telah mengeluarkan surat edaran kepada para camat untuk melakukan gerakan pemberantasan sarang nyamuk dengan pola 4M yaitu menutup, mengubur, menguras, dan memantau.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka Maria Bernadina Sada Ninu mengimbau warga masyarakat untuk memastikan pola hidup sehat sehingga tidak mudah terserang penyakit.*** (eny)

Berita Terkait

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:32 WITA

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Berita Terbaru