Petani Nangalimang Keluhkan Ketersediaan Pupuk di Maumere

0
266
Petani Nangalimang Keluhkan Ketersediaan Pupuk di Maumere
Fransiska, warga Kelurahan Nangalimang Kecamatan Alok Kabupaten Sikka sedang bertanya kepada Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno di Rumah Juang Partai Gerindra, Senin (25/2)
Maumere-SuaraSikka.com: Masalah ketersediaan pupuk di Kabupaten Sikka Propinsi NTT, menjadi hangat dibicarakan saat kunjungan Calon Wakil Presiden RI Sandiaga Uno di Maumere, Senin (25/2). Adalah Fransiska, yang mengaku sebagai petani dari Kelurahan Nangalimang Kecamatan Alok yang memulai keluhan tentang pupuk.
Fransiska berkesempatan menyampaikan hal itu saat dialog dengan Sandiaga Uno di Rumah Juang Partai Gerindra di Jalan Ahmad Yani. Sebagai petani, dia mengaku sulit mendapatkan pupuk. Kalau pun ada, dia tidak bisa mendapatkannya secara langsung dengan cara membeli dari agen. Masalahnya pengadaan pupuk hanya melalui kelompok-kelompok tani.
“Sulit sekali dapat pupuk di sini. Harus ada kelompok tani baru bisa dapat. Kalau langsung beli di agen tidak bisa. Takut bom katanya. Loh ini kota kecil begini, siapa yang mau bom?” keluh Fransiska.
Sandiaga Uno mengatakan sepertiga penduduk Indonesia berprofesi sebagai petani. Dalam kunjungan ke berbagai tempat di Indonesia, dia sering menerima keluhan yang sama, tentang susahnya petani mendapatkan pupuk, haraga bibit dan obatnya yang tidak terjangkau, dan hasil panen yang tidak seberapa. Terhdap kondisi ini dia meningatkan untuk tidak saling menyalahkan.
“Kita sudah kasih kesempatan Pa jokowi dan pemerintahannya 4,5 tahun. Cukup. Kalau di bawah Prabowo-Sandiaga, kami akan berpihak kepada rakyat, khususnya kepada para petani. Kami akan berikan perhatian khusus,” ungkap dia.
Dia pun menyebut beberapa perhatian khusus yang menjadi strategi kebijakan Prabowo-Sandi bagi para petani. Tentang ketersediaan pupuk, dia mengatakan tidak perlu diurus terlalu rumit dan bersifat birokratis. Hemat dia penyalurannya tidak perlu harus menggunakan kelompok-kelompok tani. Jika sudah ada data petani, langsung distribusi saja.
Strategi lain terkait ketersediaan obat-obatan kebutuhan petani beserta harganya. Dia menegaskan bahwa Prabowo-Sandi akan memastikan ketersediaan obat-obatan dan harganya bisa terjangkau. Prabowo-Sandi juga akan menghentikan kebijakan impor, terutama pada saat panen. Prabowo-Sandi bertekad ingin membangkitkan para petani di Indonesia.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini