Robby Idong Serukan Flores Jadi Pasar Tenaga Kerja Dunia

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 15 Maret 2019 - 20:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 11 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo

Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo

Maumere-SuaraSikka.com: Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo atau Robby Idong melecutkan ambisi besar saat pengresmian Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA) Penempatan dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PPPMI), Kamis (14/3). Dia menyerukan Flores harus menjadi pasar tenaga kerja di dunia.
“Tugas setelah launching, sebagai kepala daerah, kami wajib komunikasi dengan Bupati sedaratan Flores. Kita akan kerja sama membangun MoU. Ini bukan berarti Sikka lebih maju. Tetapi kita bangun kebersamaan menjadi pasar tenaga kerja dunia ada di Flores,” ujar Robby Idong.
Dia mengatakan orang Flores itu dasarnya baik hati. Apalagi memiliki modal sosial yang begitu tinggi. Kekurangan orang Flores yakni pada mindset dan keterampilan. Kekurrangan-kekurangan akan dibenahi sehingga tenaga kerja di Flores bisa menjadi rebutan pasar.
Ambisi Robby Idong ini terlecut setelah dia sempat berada di sebuah lembaga tenaga kerja yang bernama Prisma di Surabaya. Dia menyebut di lembaga itu proses ketenagakerjaan dilakukan secara baik. Dari proses penggemblengan pada akhirnya calon tenaga kerja tidak lagi mencari kerja, tetapi justeru mereka dicari oleh yang membutuhkan tenaga kerja.
“Mereka sudah sampai pada level E-Katalog. Semua sumber daya manusia tersedia. Semua bisa dipasarkan. Kapan saja membutuhkanm tenaga model apa, silakan. Semuanya habis terjual, karena mereka menyiapkan tenaga kerja yang hebat,” ujar Robby Idong.
Untuk itu dia mengaku senang dengan kehadiran LTSA PPPMI di Maumere. Konteks awalnya dengan memberikan pelayanan satu atap, tetapi setelah itu arahnya bisa mengikuti paradigma Prisma di Surabaya dengan menyediakan E-Katalog untuk memasarkan tenaga kerja.*** (eny)
Baca Juga :  Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Berita Terkait

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri
Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut
Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak
Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka
Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan
Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta
Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:50 WITA

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:30 WITA

Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:51 WITA

10 Kali Dapat Opini WTP, Bupati Sikka: Berkat Komitmen Eksekutif dan Legislatif

Berita Terbaru

Daerah

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:50 WITA