Relawan Mulai Sortir Surat Suara DPRD Propinsi

0
220
Relawan Mulai Sortir Surat Suara DPRD Propinsi
Relawan sedang sortir dan lipat surat suara DPRD Propinsi NTT di Kantor KPU Sikka, Senin (18/3)
Maumere-SuaraSikka.com: Aktifitas sortir dan lipat surat suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sikka masih terus berlangsung. Memasuki hari ketiga, Senin (18/3), relawan mulai sortir dan lipat surat suara DPRD Propinsi NTT berwarna biru.
Sortir dan lipat surat suara DPRD Propinsi NTT mulai berlangsung sejak pukul 12.00 Wita, usai makan siang. Sebelumnya sejak Sabtu (16/3) relawan telah menyelesaikan sortir dan lipat surat suara DPR RI. Untuk surat suara DPR RI sebanyak 201.780 lembar dibutuhkan waktu sortir dan lipat selama dua setengah hari.
KPU Sikka menerima surat suara DPRD Propinsi sebanyak 201.780 lembar yang terisi pada 202 koli. Setiap koli berisikan 1.000 lembar surat suara. Diperkirakan aktifitas ini juga bisa berlangsung selama dua setengah hari, sama seperti ketika sortir dan lipat surat suara DPR RI.
Untuk mempercepat proses, KPU Sikka mengubah strategi sortir dan lipat surat suara. Sebelumnya setiap relawan mendapat jatah 1 koli, namun pada siang tadi diberlakukan sistem keroyokan di mana 2 relawan bersama-sama menghabiskan 1 koli. Untuk hari pertama sortir dan lipat surat suara DPRD Propinsi, KPU Sikka mengeluarkan 53 koli atau sebanyak 53.000 lembar surat suara.
Relawan Mulai Sortir Surat Suara DPRD Propinsi
Surat suara DPRD Propinsi NTT yang ditemukan dalam keadaan rusak, Senin (18/3)
Ketua KPU Sikka Feri Soge yang dihubungi di sela-sela memantau kegiatan sortir dan lipat suara berharap kegiatan ini bisa berlangsung lebih cepat. Pasalnya masih terdapat 6 jenis surat suara lagi yang harus disortir dan dilipat, yaitu surat suara Pemilu Presiden dan wakil Presiden, surat suara Pemilu DPD RI, serta surat suara Pemilu DPRD Sikka yang terdiri dari surat suara empat daerah pemilihan.
Pantauan media ini siang tadi, masih terdapat surat suara yang cacat atau rusak akibat robek dan ternoda tinta cetak. Sama seperti sebelumnya, para relawan memisahkan surat suara yang rusak pada tempa tersendiri. Surat suara yang rusak tidak dilipat. Terhadap surat suara DPRD Propinsi yang rusak, Feri Soge mengatakan pihaknya akan melaporkan kepada KPU RI.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini