Polisi Tangkap Tersangka Makar Eggi Sudjana

0
78
Polisi Tangkap Tersangka Makar Eggi Sudjana
Tersangka kasus makar Eggi Sudjana
Jakarta-SuaraSikka.com: Penyidik Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap tersangka makar Eggi Sudjana, Selasa (14/5). Penangkapan dilakukan saat dia diperiksa di Polda Metro Jaya. Surat penangkapan dikeluarkan pagi tadi pukul 06.25 WIB.
Pitra Romadoni selaku pengacara Eggi Sudjana memprotes penangkapan kliennya dalam kasus dugaan makar. Dia menilai penangkapan kliennya  sebagai sebuah kejanggalan.
“Terhadap penangkapan Eggi Sudjana sangat aneh. Saat ini beliau belum diperbolehkan pulang sejak dibacakan (diberi) surat penangkapan oleh petugas kepolisian,” kata Pitra di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (14/5), sebagaimana dikutip dari detik.com.
Padahal, menurut dia, kliennya masih diperiksa di ruangan penyidik. Eggi Sudjana juga disebutnya tidak akan melarikan diri sehingga tidak perlu ditangkap.
“Terhadap hal ini, sangat janggal dan aneh sekali. Masa penangkapan di ruangan penyidik. Kalau yang namanya penangkapan kan biasanya di luar ruang penyidik. Ini nggak ada yang mau lari, dia kooperatif, dia tidak pernah menghindar dari pernyataan-pernyataan penyidik,” ungkap Pitra.
Sementara itu Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menegaskan penangkapan Eggi Sudjana sudah sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku. Dia menepis anggapan bahwa Eggi Sudjana ditangkap saat diperiksa di ruang penyidik. Argo menegaskan bahwa penangkapan dilakukan setelah Eggi Sudjana selesai diperiksa.
“Ya namanya teknis, masa kita tangkap di jalan sana gitu. Sudah ada di Polda Metro, setelah selesai baru kita berikan (surat penangkapan). Kan beliau tanda tangan juga. Nah, misalnya sedang diperiksa terus tanda tangan, ‘kan nggak mungkin itu. Jadi sudah selesai pemeriksaan, sudah dibacakan hak-haknya, dibacakan penangkapannya akhirnya yang bersangkutan mengerti dan tanda tangan juga ya,” tuntas Argo.
Pakar hukum pidana Prof Hibnu Nugroho menilai penangkapan Eggi Sudjana adalah sesuatu yang tidak lazim, tetapi tidak salah secara hukum. Meski tidak lazim, posisi polisi kuat. Jadi, apabila penangkapan itu digugat ke praperadilan, Hibnu meyakini majelis hakim akan menolaknya.
“Sebab, syarat formal surat penangkapan yaitu adanya syarat materiel berupa bukti permulaan. Ini bagian dari teknis dan taktik penyidikan,” ujar Hibnu.
Hingga saat ini Eggi Sidjana masih diperiksa secara intensif di Polda metro Jaya. Polisi akan memutuskan Eggi Sudjana ditahan atau tidak setelah 1×24 jam seusai penangkapan tersebut.
Eggi Sudjana ditangkap berdasarkan Surat Perintah Penangkapan Nomor SP.Kap/1012/V/2019/Ditreskrimum tertanggal 14 Mei 2019. Argo Yuwono mengatakan surat pemberitahuan penangkapan dibacakan saat Eggi Sudjana diperiksa. Eggi Sudjana disebutkan menandatangani surat perintah penangkapan.*** (/eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini