Liverpool Boyong Si Kuping Besar

0
124
Liverpool Boyong Si Kuping Besar
Tim Liverpool merayakakan kemenangan Liga Champions usai membekuk Tottenham Hotspur di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, Spanyol, Minggu (2/6) dini hari
Madrid-SuaraSikka.com: Liverpool akhirnya menutup musim ini dengan manis. Menyusul kegagalan menjuarai Liga Inggris setelah finis dengan selisih satu poin di bawah Manchester City. Untuk keenam kalinya, tim asal Merseyside itu memboyong Si Kuping Besar usai menghempas Tottenham Hotspur 2-0 (1-0) pada final Liga Champion di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, Spanyol, Minggu (2/6) dini hari Wita.
Dalam sejarah dengan format Piala Eropa, The Reds telah menoreh empat gelar pada musim 1976/1977, 1977/1978, 1980/1981, dan 1983/1984,dan satu kali gelar dengan format Liga Champions pada musim 2004/2005.
Liverpool menjadi tim dengan koleksi trofi juara Piala Eropa/Liga Champions terbanyak ketiga setelah Real Madrid (13) dan AC Milan (7). Sementara di Inggris, Liverpool menjadi klub terbanyak mengungguli Manchester United (3), Nottingham Forest (2), Chelsea dan Aston Villa (1). Sementara Arsenal, Leeds United, dan Tottenham Hotspur hanya mampu menjadi runner up sekali.
Dua gol ke gawang The Lilywhites dicetak Mohamad Salah dan Divock Origi. Mohamed Salah membuka keunggulan Si Merah lewat gol penalti kilat di menit kedua. Kemudian pemain pengganti Divock Origi menghabisi perlawanan Spurs dengan golnya pada menit ke-87.
“Sulit untuk diungkapkan dengan kata-kata. Musim yang sudah kami jalani, kami pantas mendapatkannya lebih dari tim lain,” ucap bek kanan Liverpool Trent Alexander-Arnold usai pertandingan.
Gelar pencetak gol terbanyak Liga Champions musim ini menjadi milik Lionel Messi. Meski terhenti di babak semifinal, Lionel Messi yang mengemas 12 gol untuk Barcelona, tidak tertandingi. Megabintang sepakbola Argentina tersebut unggul jauh dari pemain-pemain lainnya. Bahkan selisih empat gol dari posisi kedua yang ditempati bomber Bayern Munich Robert Lewandowski.
Sedangkan pemain-pemain dari dua finalis, Liverpool dan Tottenham Hotspur hanya mampu mencetak lima gol, masing-masing  paling banter mencetak lima gol. Mereka adalah Mohamad Salah, Harry Kane, dan Lucas Moura.
Bagi Messi, ini menjadi kali pertama sejak 2012 untuk memenangi persaingan pencetak gol terbanyak. Sebelumnya, pemain terbaik dunia lima kali itu mesti berbagi gelar topskor bersama Neymar dan Cristiano Ronaldo pada musim 2014/15.
Lionel Messi tercatat telah enam kali tampil sebagai topskorer Liga Champions, hanya kalah dari Ronaldo yang meraihnya sebanyak tujuh kali. Gelar ini melengkapi pencapaian individu pesepakbola berusia 31 tahun tersebut di sepanjang musim 2018/2019. Sebelumnya, Lionel Messi memenangi gelar topskorer LaLiga dan Sepatu Emas Eropa (36 gol), plus pencipta assist terbanyak (13 assist).*** (*/eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini