Pemerintah Relokasi 90 Pedagang dari Pasar Pagi Terbatas

0
88
Pemerintah Relokasi 90 Pedagang dari Pasar Pagi Terbatas
Kepala Dinas Koperasi Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Sikka Lukman
Maumere-SuaraSikka.com: Mulai Senin (1/7) aktifitas pasar pagi terbatas di TPI Alok di Kelurahan Kota Baru Kecamatan Alok Timur Kabupaten Sikka, dihentikan. Pemerintah akan merelokasi 90 pedagang ke Pasar Alok di Kelurahan Kota Uneng dan Pasar Tingkat di Kelurahan Kota Baru.
Kepala Dinas Koperasi Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Sikka Lukman yang dihubungi Minggu (30/6), menjelaskan pihaknya sudah melakukan pendataan jumlah pedagang yang selama ini beraktifitas di pasar pagi terbatas.
Dia menyebut terdapat 90 pedagang yang akan direlokasi, terdiri dari 50 pedagang lama yang sudah mempunyai tempat di Pasar Alok dan Pasar Tingkat, dan 40 pedagang yang baru beraktifitas sejak dibukanya pasar pagi terbatas pada Setember 2018 lalu.
“Kami akan relokasi 90 pedagang. Yang sudah punya tempat di Pasar Alok dan Pasar Tingkat ada 50 pedagang, kami kembalikan mereka ke tempat  sebelumnya. Lalu yang 40 pedagang kami siapkan di Pasar Alok atau Pasar Tingkat. Tempatnya kami sudah siapkan,” jelas Lukman.
Selain para pedagang, kurang lebih 30 pengecer ikan di TPI Alok juga akan direlokasi ke Pasar Alok. Relokasi pengecer ikan ke Pasar Alok, karena lokasi penjualn ikan di Pasar Tingkat sudah tidak bisa menampung lagi pengecer yang baru.
Lukman mengimbau kepada semua pedagang dan pengecer ikan untuk tidak lagi menggelar dagangan di pasar pagi terbatas sejak Senin (1/7). Dia meminta mereka menempati fasilitas di Pasar Alok dan Pasar Tingkat, sebagaimanayang sudah disiapkan pemerintah.
Sebagaimana diketahui, pasar pagi terbatas di TPI Alok merupakan kebijakan Fransiskus Roberto Diogo atau Robby Idong yang diberlakukan setelah beberapa hari dilantik menjadi Bupati Sikka. Kebijakan ini menuai protes dari para pedagang di Pasar Alok dan Pasar Tingkat. Bahkan sempat menjadi isu politik, dan sebagai salah satu poin rencana interpelasi DPRD Sikka.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini