


Maumere-SuaraSikka.com: Pemkab Sikka mengusulkan tambahan belanja untuk Pos Belanja Tidak Terduga (BTT) pada RAPBD Perubahan APBD 2026. Angkanya tidak main-main. Naik drastis 1.000 persen lebih dari alokasi yang ada pada APBD 2026.
Sebelumnya dalam APBD 2026, pemerintah daerah setempat hanya menargetkan Rp 1.024.758.978,75. Namun dalam Pidato Pengantar Perubahan APBD 2026, Jumat (21/8), Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago mengusulkan tambahan sebesar Rp 12.006.170.690,46 atau naik setara 1.171,42 persen. Total usulan BTT menjadi Rp 13.030.929.669,21.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berbagai respon muncul atas usulan tak terduga untuk Pos BTT. Respon paling awal datang dari Fraksi-Fraksi di DPRD Sikka saat menyampaikan Pemandangan Umum atas Pidato Pengantar Bupati Sikka tentang Rancangan Perubahan APBD 2026, Senin (24/8).
Fraksi-Fraksi mempertanyakan alasan lonjakan drastis anggaran BTT, sambil meminta pemerintah waspada dengan anggaran yang besar tersebut. BTT pernah “makan korban” di Kabupaten Sikka, karena itu tidak heran jika DPRD Sikka mewanti-wanti dan mengingatkan potensi pidana dalam pengelolaan dana BTT.
Mencermati situasi saat ini di saat gempa bumi melanda Kabupaten Sikka, Fraksi Partai Gerindra mengingatkan pemerintah untuk meningkatkan prioritas dan kehati-hatian dalam penggunaan anggaran BTT.
“Evaluasi mendalam sangat diperlukan guna mengantisipasi celah penyalahgunaan serta mengatasi berbagai hambatan tata kelola yang kerap terjadi sebelumnya,” kilas balik anggota Fraksi Partai Gerindra Fabianus Toa.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












